CILEGON, SSC – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga kini belum dibayarkan. Akibat belum cairnya TPP, ASN di Kota Cilegon kebingungan mencari tambahan uang untuk menutup semua kebutuhan sehari-hari.
Penghasilan tambahan biasanya dicairkan paling telat pertengahan bulan. Namun hingga awal pertengahan Januari, TPP tak kunjung cair dan terima ASN.
Belum cairnya TPP ini, para ASN hanya mengandalkan gaji pokok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bayar kebutuhan sekolah anak hingga membayar cicilan.
“Yah bingung aja sampai di Febuari belum juga cair. Apalagi sekarang apa-apa sudah mahal. Belum lagi buat kebutuhan sekolah anak udah mahal di depan mata harus bayar cicilan. Pokoknya bingung,” kata salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya ini, Selasa (31/1/2023).
Ia berharap, pencairan TPP ini tidak terlalu lama sehingga tidak menganggu kebutuhan yang lain.
“Semoga aja enggak lama cairnya. Karena kalau hanya mengandalkan gaji gak cukup buta kebutuhan yang lain,” harapnya.
Menanggapi hal ini, Kepala BPKPAD Kota Cilegon, Dana Sujaksani menjelaskan, keterlambatan pencairan TPP pegawai ini bukan hanya terjadi di Kota Cilegon melainkan hampir terjadi di semu daerah.
“Keterlambatan pencairan TPP 2023 ini, karena di tahun ini sudah menggunakan kelas jabatan sehingga menyebabkan adanya penyesuaian angka. Selain itu, pencairan TPP juga menunggu rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jadi pengajuan yang kami (Cilegon) berikan ke Kemendagri di verifikasi dulu oleh Kementerian Keuangan (Kemenkue), setelah di verifikasi oleh mereka, baru mereka kembalikan lagi ke Kemendagri. Kalau dari Kemenkue dan Kemendagri udah oke, barulah bisa dicairkan,” jelas Dana.
Mantan Asda III Pemkot Cilegon ini berharap pertengahan Febuari TPP Kota Cilegon cair.
“Paling cepat di awa Febuari atau pertengahan Febuari ini,” pungkas Dana. (Ully/Red)

