Seorang pemohon SIM C tengah mengikuti ujian praktek bentuk S saat di Mapolres Cilegon, Selasa (8/8/2023). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Cilegon sudah mulai menerapkan ujian praktik surat izin mengemudi (SIM) kendaraan roda dua atau golongan C dengan lintasan yang baru. Ujian praktik SIM C yang sebelumnya menggunakan materi ujian bentuk angka 8 dan zig zag kini diubah membentuk huruf ‘S’.

Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Riska Tri Arditia mengatakan, penerapan ujian praktek SIM C sudah berjalan selama dua hari sejak dimulai dari Senin, 7 Agustus 2023.

Riska menyatakan, pihaknya selama dua hari ini memprediksi tingkat kelulusan mengalami peningkatan.

Seperti pada Hari ini, Selasa (8/8/2023) dari 12 pemohon SIM C yang mengikuti ujian dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, 10 pemohon diantaranya dinyatakan lulus ujian.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Jika dibandingkan dengan ujian praktek sebelumnya, ia memprediksi tingkat kelulusan dengan ujian materi bentuk huruf S meningkat.

“Rata-rata pemohon SIM baru (setiap hari) itu 50 orang. Kalau praktek yang dulu kurang lebih 50 persentase lulusnya. Tapi kalau melihat kemarin dan hari ini, tingkat kelulusannya, diprediksi sampai 95 persen,” ungkapnya.

Kasat Lantas Riska menerangkan, saat ini lintasan dengan bentuk S sangat memudahkan masyarakat. Karena lintasan tidak serumit seperti yang dahulu.

“Yang saat ini lebih dimudahkan,” tuturnya.

Sejauh ini hanya sebagian kecil yang tidak lulus ujian praktek karena beberapa hal. Diantaranya berhenti diluar garis setop dan menurunkan kaki saat ujian.

“Satu itu setop setelah garis setop, kedua, kaki turun. Karena praktek tidak boleh turun kakinya,” paparnya.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Ia menyatakan, kepada pemohon yang tidak lulus ujian disediakan coaching clinic. Wadah coaching clinic disiapkan agar pemohon sebelum ujian dapat berlatih terlebih dahulu.

“Kalau tiga kali gagal kita berikan coaching clinic. Semisalnya ada yang belum yakin untuk ikut tes, bisa mengikuti coaching clinic,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pemohon SIM C, Nurcahya Pane mengaku senang dapat lulus setelah tiga kali ujian praktek SIM C . Ujian yang diikuti, menurutnya merupakan tantangan.

“Itu adalah tantangan, keluar sendiri. Karena yang dihadapi ini, itu harus benar. Pokoknya, Alhamdulillah yang sekarang sudah diberikan kemudahan,” pungkasnya. (Ronald/Red)