20.1 C
New York
Rabu, Juni 24, 2026
BerandaPemerintahanWalikota Cilegon Tinjau Kondisi Warga Kekeringan di Batulawang

Walikota Cilegon Tinjau Kondisi Warga Kekeringan di Batulawang

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi bersama Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati serta pejabat eselon II, III dan IV meninjau kondisi warga Batulawang, Kecamatan Pulomerak yang terkena dampak kekeringan.

Edi tiba di lokasi pada pukul 08.30 WIB disambut oleh warga. Saat itu, kepala daerah ini langsung menyapa dan mendengarkan keluhan warga. Percakapan pun berlangsung hangat hingga 20 menit.

Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku, Pemkot Cilegon akan lebih berkonsentrasi untuk menyelesaikan persoalan kekeringan di 3 lingkungan (Tembulun, Batulawang dan Ciporong) Kecamatan Pulomerak. Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan mengalirkan air dengan alat yang ada sehingga bisa naik ke permukiman warga.

“Kita lihat pusat airnya di mana? Jika sudah ketemu, langsung kita dorong air dengan alat pendorong. Pokoknya, kita usahakan air tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Edi kepada awak media usai meninjau lokasi kekeringan,”Senin (21/10/2019).

Edi mengungkapkan, kasus kekeringan yang terjadi tidak hanya dialami di Kota Cilegon melainkan hampir serempak terjadi hampir di seluruh Indonesia.

“Bukan hanya di Cilegon aja yang mengalami kondisi kekeringan. Tapi hampir serempak semua Indonesia merasakan kekeringan ini. Tahun ini memamg kemarau paling panjang dan lama. Tapi, kita optimis kondisi kekeringan yang terjadi di 3 wilayah ini bisa kita (Pemkot) carikan jalan keluarnya,” ungkap Edi.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Cilegon, Abdul Hakim Lubis memaparkan, di tahun ini, sebanyak 326 Kepala Keluarga dan 1.048 jiwa warga Gunung Batur mengalami kekeringan. Begitu juga kondisi yang sama juga dialami warga Temubulun. Sedikitnya ada 70 KK dan 1838 jiwa yang terdampak krisis air.

“Bila dilihat dari data yang kami (PMI Cilegon) miliki daerah yang perlu diberikan pengiriman air bersir sepertic Ciporong 4 tangki air bersih, Lingkungan Cupres 8 tangki air dan Lingkungan Kedurung 1 tangki. Sementara bantuan yang diberikan Dinsos sebanyak 200 paket sembako,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini