20.1 C
New York
Kamis, Agustus 20, 2026
BerandaPemerintahanWarga Cibeber Geruduk Kantor PU Cilegon, Pertanyakan Jembatan yang Belum Diperbaiki

Warga Cibeber Geruduk Kantor PU Cilegon, Pertanyakan Jembatan yang Belum Diperbaiki

-

CILEGON, SSC – Sejumlah warga di Lingkungan Ciberko, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon menyambangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Senin (6/12/2021) siang tadi.

Warga datang mempertanyakan pembangunan jembatan di lingkungan mereka yang sampai saat ini belum ada perbaikan.

Warga saat itu datang bersama dengan anggota DPRD Cilegon, Erick Airlangga. Mereka ditemui oleh Kepala Dinas PUTR Cilegon, Heri Mardiana dan Kepala Bidang Bina Marga (BM) Dinas PUTR Cilegon, Retno Anggraeni.

Salah satu perwakilan pemuda Ciberko, Ali Misri mempertanyakan, keseriusan Dinas PUTR membangun jembatan. Karena sampai saat ini jembatan sama sekali belum ada perbaikan pelebaran.

“Ini ada apa kok tidak dikerjakan? Kalau mau kerjakan, yah kerjakan. Kalau tidak yah jangan kerjakan. Biar kami enak sampaikan ke warga kalau memang enggak mau dikerjakan (pembangunan jembatan),” kata Misri.

Jembatan tersebut, kata dia, dijanjikan Pemkot akan diperbaiki pada tahun ini. Setelah sebelumnya pada 2020 tidak bisa dikerjakan karena pandemi Covid-19.

Dengan belum terealisasinya perbaikan jembatan pada tahun ini, Ia mengaku kecewa. Karena DPUTR hanya memberikan janji tanpa ada kepastian yang jelas.

“PU harus koperatif dalam hal ini. Saya beban ke masyarakat jika pembangunan jembatan tak kunjung terealiasi,” tegasnya.

Senada dengan Misri, Ketua Komisi IV DPRD Cilegon, Erick Airlangga juga mempertanyakan upaya Dinas PUTR memperbaiki jembatan di Ciberko.

“Pak Kadis, sebelum bapak di sini, saya sudah cukup keras dengan kadis sebelumnya (Muhamad Ridwan). Tapi apa? Setiap saya whatsapp, selalu di kasih jempol WA ke saya. Kalian mau kapan membangun jembatan ini,” ujar Erick.

Politisi Partai Golkar ini meminta agar perbaikan jembatan bisa dilaksanakan pada 2022. Karena saat reses, perbaikan jembatan tersebut telah di aspirasikan warga.

“Kalau memang mau dikerjakan di 2022 pak kadis, itu kapan ? Harus dipastikan dikerjakan. Pak kadis, dalam reses saya ke warga ini pun dikeluhkan. Terus jika ini tidak direalisasi, muka saya mau di taruh di mana?,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Bina Marga (BM) Dinas PUTR Cilegon, Retno Anggraeni menjelaskan, jembatan tersebut belum bisa dikerjakan karena terkendala pembebasan lahan.

Disisi lain, pekerjaan juga belum dikerjakan atas saran Kejari Cilegon. Saran itu terkait pekerjaan bisa dikerjakan jika lahan yang digunakan untuk pelebaran jembatan selesai dibebaskan.

“Kita pun sempat mendapat teguran dari Ibu Kejari (Ely Kusumastuty) agar PU terlebih dulu menyelesiakan pembebasan lahan sebelum membangun. Kami kira itu tidak perlu dibebaskan karena hanya 20 centimeter saja,” papar Retno.

Retno pun berjanji jika akan kembali menganggarkan pembangunan jembatan Ciberko di awal 2022 mendatang.

“Saya akan masukan lagi nanti di awal 2022. Sehingga 5 bulan sudah selesai pembangunan jembatanya. Saya juga jelaskan kepada bapa-bapa, jika penyelesaian proyek ini tidak lagi 30 hari melainkan mencapai 90 hari pekerjaan,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2