Praktisi kesehatan yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, dr Arriadna," Senin (4/9/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Warga Kota Cilegon diminta untuk lebih mewaspadai dampak musim kemarau yang terjadi saat ini. Diantaranya potensi gangguan kesehatan hingga krisis sumber air bersih.

Praktisi kesehatan yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, dr Arriadna mengatakan, fenomena El Nino yang terjadi saat ini turut berdampak pada banyak hal. Diantaranya yang perlu diwaspadai potensi gangguan kesehatan. Kemudian musim kemarau juga mengakibatkan masyarakat kekurangan air bersih.

“Dampak El Nino bagi masyarakat itu cukup banyak. Sebab, fenomena ini membuat masyarakat kekurangan air bersih. Di sektor pertanian, terjadi gagal panen sehingga berdampak pada ketersediaan pangan. Kedua, gangguan kesehatan pada masyarakat,” kata Arriadna kepada Selatsunda.com, Senin (4/9/2023).

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Arriadna yang juga Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Cilegon menambahkan, akibat krisis air ini berdampak pada rendahnya perilaku hidup bersih dari masyarakat.

“Masyarakat yang mandinya sehari 3 kali, ini hanya 1 kali mandinya. Jadi otomatis, menganggu kesehatan,” tambah Arriadna.

Oleh karena itu, sambung Arriadna, beberapa langkah penanganan dampak El Nino terhadap kesehatan yang harus dilakukan masyarakat, yakni, bijak menggunakan air, masyarakat lebih tetap menjaga kesehatan dan apabila melakukan perjalanan tetap menggunakan masker.

“Kalau kita berpergian atau yang lain, tetap menggunakan masker jika berada di tempat kerumunan,” pungkas Nana. (Ully/Red)