20.1 C
New York
Sabtu, Desember 13, 2025
BerandaPemerintahan2018, Pembangunan Gedung Cilegon Command Center 'Kandas'

2018, Pembangunan Gedung Cilegon Command Center ‘Kandas’

-

CILEGON, SSC – Pembangunan Gedung Cilegon Command Center dengan nilai Rp 4 miliar di lantai dasar gedung Setda (Seketaris daerah) Pemkot Cilegon ‘kandas’ dilaksanakan pada tahun 2018 ini. Tertundanya pembangunan ini lantaran rencana anggaran yang sebelumnya di alokasi pada APBD-P (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan) 2018, di coret.

Kepala DKISS (Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik) Cilegon, Ahmad Jubaedi mengaku Pembangunan Comment Center, belum dapat dilaksanakan tahun ini karena keterbatasan anggaran.

“Semula rencana pembangunan comment center dilaksanakan ditahun ini. Tapi, karena anggaran dicoret dan digeser, pembangunan baru dilakukan di 2019 mendatang. Kemungkinan, Comment Center ini bisa diluncurkan pada 2019,” kata Jubaedi kepada Selatsunda.com, Rabu (13/9/2018).

Anggaran pada tahun 2018 untuk penunjang program smart city ini, sambungnya, hanya disiapkan untuk pelaksanaan pekerjaan pembuatan gambar konstruksi atau Detail Engineering Design (DED).

“Sehubungan dengan adanya surat dari Kepala DPU-TR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Kota Cilegon Nana Sulaksna telah terjadi pengeseran anggaran pada tahun ini, jadi, hanya bisa membuat DED (detail engineering design) dengan anggaran sebesar Rp40-50 juta,” tambah Mantan Pengawai Bappeda Kota Cilegon.

Rencananya, masih kata Jubaedi, Gedung Command Center akan dibangun dengan luasan ukuran panjang 15 meter dan lebar 13 meter. Desain ruangan akan dibuat futuristik. Selain itu, ruangan yang di bangun di lantai dasar ini memudahkan pimpinan daerah mengontrol ruangan trrsebut.

“Tadinya kan akan dibangun di lantai dasar Kantor Setda Cilegon, tapi karena tidak bisa dilakukan di tahun ini jadi dialihkan ke ruangan 112 yang ada di gedung DISKISS. Hanya penambahan. Saja kok di ruangan 112 itu,” katanya.

Belum terealisasi pembangunan gedung comment center pada tahun ini, kata Jubaedi, tidak akan berimbas menurunnya kinerja di DKISS Kota Cilegon. Sebab, program ini merupakan salah satu program prioritas Renja (Rencana Kerja Tahun) Pemkot Cilegon di 2016-2021.

“Oh tentu tidak akan terlampau mengurangi target kinerja itu sendiri. Karena sebagaimana progtam prioritas di Pemkot Cilegon ini salah satunya Smart City,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon Nana Sulaksana saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum merespon. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -