CILEGON, SSC – Pada 2024, Pemkot Cilegon menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.500 ketua RT dan RW di Kota Cilegon. Anggran ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon 2024.

Hal ini terungkap dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang yang berlangsung di Aula Setda II Kota Cilegon, Rabu (24/1/2024).

Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, jaminan keselamatan kerja bagi para Ketua RT dan RW ini sebagai upaya perhatian dari Pemkot Cilegon untuk para RT dan RW yang telah bersama-sama dengan pemerintah dalam membantu mensosialisasikan program, visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Cilegon.

Baca juga  Satu Anggota KPPS di Kota Cilegon Dikabarkan Meninggal Dunia

“Kami apresiasi dengan memberikan fasilitas jaminan BPJS Ketenagakerjaan karena peran RT RW itu sangat krusial di masyarakat,” kata Helldy.

Helldy menjelaskan, kerja sama tersebut akan memberikan manfaat besar bagi para penerima, serta dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Cilegon.

“Saya berharap kerjasama ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan perlindungan sosial masyarakat Cilegon, khususnya bagi tenaga kerja penerima upah dan bukan penerima upah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Ahmad Fatoni mengatakan, perjanjian tersebut merupakan bentuk implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang perlindungan ekosistem di pemerintahan.

“Jadi bagaimana setiap orang, yang membantu pemerintah itu diberikan perlindungan, salah satunya risiko dalam bekerja yakni dengan BPJS Ketanakerjaan,” ujarnya.

Baca juga  KPU Cilegon Beri Santunan Rp 42 Juta Kepada Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Dunia

Fatoni juga mengucapkan terima kasih atas MoU antara Pemkot Cilegon dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkot Cilegon yang sudah memperhatikan jaminan perlindungan dalam bekerja terhadap masyarakat,” pungkasnya. (Ully/Red)