CILEGON, SSC – Sebanyak 7 narapidana di Lapas Kelas IIA Cilegon terpapar Covid-10. Selain narapidana sebanyak 4 orang petugas Lapas juga terpapar Covid-19.
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Sudirman Jaya dikonfirmasi membenarkan, dari hasil test antigen yang dilakukan pada Selasa 8 Februari 2022 lalu, sebanyak 2 napi diduga terpapar Covid-19. Kemudian pada, Jumat (11/2/2022) dari tes yang sama sebanyak 5 napi juga terindikasi Covid-19.
“Iyah benar hasil test antigen yang kami lakukan minggu lalu, hasilnya ada 2 orang yang memang dinyatakan terpapar corona. Ditambah lagi hari ini ada lagi 5 napi yang terkonfirmasi dari hasil test antigen yang kami lakukan,” kata Sudirman Jaya kepada Selatsunda.com, Jumat (11/2/2022) kemarin.
Sudirman menjelaskan, tidak hanya napi namun 4 anggotanya juga terpapar Covid-19. Saat ini, keempat petugas lapas sudah dinyatakan sembuh. Sementara tujuh napi menjalani isolasi mandiri di ruangan yang terpisah.
“Petugas kami juga ikut terkena virus corona. Namun, 4 petugas sudah dinyatakan sembuh dari virus tersebut,” kata dia.
Sudirman mengungkapkan, kondisi tersebut cukup berbahaya jika penyebaranya tidak diantisipasi. Mengingat jumlah napi di Lapas Cilegon ada sebanyak 1.871 orang.
“Kalau terus berlanjut ini akan berbahaya. Mengigat napi yang ada di tempat ini ada ribuan orang,” ujar Sudirman.
Saat ini, Lapas baru bisa melakukan test antigen untuk para napi. Sementara untuk PCR masih belum dapat dilakukan. Ia berharap, dengan kondisi tersebut, Satgas Covid-19 Kota Cilegon dapat turun membantu pihaknya. Agar penyebaran Covid-19 dapat diantisipasi dan dikendalikan.
“Kondisi ini akan kami sampaikan ke Tim Satgas Kota Cilegon. Sehingga Tim Satgas Kota bisa membantu para napi yang ada di dalam,” jelasnya. (Ully/Red)

