20.1 C
New York
Sabtu, Desember 13, 2025
BerandaPemerintahan9 Proyek di Cilegon Gagal Lelang Sumbang Silpa

9 Proyek di Cilegon Gagal Lelang Sumbang Silpa

-

CILEGON, SSC – Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) dari APBD Kota Cilegon diperkirakan akan membengkak. Dikarenakan 9 paket proyek senilai Rp 25 miliar yang semestinya dapat dilaksanakan pada tahun ini gagal dilelangkan.

Sembilan paket yang gagal lelang diantaranya proyek pembangunan tandon di Lingkungan Sukmajaya, pembangunan tandon di Lingkungan Cibuntu, Pembangunan Gedung Pusat Jantung RSUD, Pembangunan gedung Setda 6 Lantai, penataan trotoar di Maulana Yusuf dan Kelanjutan Pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) di Kali Sekong.

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi yang dikonfirmasi di ruang tunggu kerjanya, Senin (29/10/2018) mengaku kesal dengan gagalnya proyek yang dijalankan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Udahlah saya pusing. Tanya aja sana ke Pak Maman (Kepala BPKAD Cilegon,red),” jawab Edi.

Menurut Edi, gagalnya lelang itu dilatarbelakangi berbagai sebab. Sekalipun enggan membeberkannya, Suami dari Lili Ariadi ini meminta agar seluruh OPD mengevaluasi program kegiatan yang tidak berjalan di tahun ini.

“Saya minta semua program kegiatan di evaluasi. Jangan sampai semua gagal lelang,” tungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (BPBJP) Kota Cilegon, Syafrudin membenarkan adanya sejumlah proyek yang gagal untuk dilelangkan. Proyek yang gagal lelang dan dibatalkan ini, diperkirakan akan tercatat sebagai Silpa.

“Dari 9 paket gagal lelang ini, 3 paket sudah dicarikan solusi dengan pengadaan langsung, 2 paket (Sukmajaya dan Tandon Cibuntu) dilakukan lelang cepat, dan sisa 4 lelang lagi tergantung keputusan dari pimpinan (Plt Walikota Cilegon,Edi Ariadi) akan kembali dianggarkan atau tidak. Jadi, kalau dilihat-lihat total keseluruhan gagal lelang yang menghasilkan silpa mencapai Rp 25 miliar. Anggaran ini ditambahkan dengan silpa untuk pembangunan gas medis milik RSUD Cilegon sebesar Rp2,6 miliar,” papar Syafrudin ditemui usai rapat dinas.

Sementara, Kepala BPKAD Cilegon, Maman Mauludin coba dikonfirmasi enggan berkomentar lebih jauh. Maman langsung bergegas meninggalkan ruang rapat. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -