Kampung Tertib Lalu Lintas didirikan di Kompleks Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, belum lama ini. (Foto Ist)

CILEGON, SSC – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort Cilegon mendirikan Kampung Tertib Lalu Lintas (KTL) di Kompleks Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Pendirian kampung ini dimaksudkan untuk memberikan pendidikan dan pembelajaran tentang tata tertib berlalu lintas sejak dini terutama dari lapisan terbawah di masyarakat.

Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Fikri Ardiansyah mengatakan, Kampung tertib lalu lintas ini tercipta berkat peran serta dan partisipasi langsung dari masyarakat. Salah satu tujuan dari program yang dilakukan di RW 04 Kompleks Warnasari ini, lanjutnya, tidak lain bermaksud untuk memberikan pendidikan tertib lalu lintas kepada masyarakat.

“Saya mengapresiasi masyarakat di Kompleks Warnasari turut berperan penuh mendukung program ini. Tujuannya untuk pembelajaran tertib berlalu lintas dan dengan adanya kampung ini, lapisan terbawah di masyarakat terutama dari keluarga dapat serta merta belajar mengenal bagaimana berlalu lintas yang benar,” ungkapnya, Selasa (30/10/2018).

Pengenalan tata tertib lalu lintas ini, sambung Kasatlantas, dilakukan dengan menyediakan sarana fasilitas rambu lalu lintas baik pengenalan petunjuk rambu peringatan, rambu larangan dan rambu perintah. Selain itu, rambu petunjuk lainnya juga turut dipasang agar masyarakat lebih memahami aturan lalu lintas.

“Macam-macam kita pasang. Mulai dari informasi tentang pengenalan jenis rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk rambu yang dipasang langsung masyarakat. Polisi tidur juga kami cat supaya masyarakat tahu ketika melintas harus berjalan pelan,” paparnya.

Fikri menjelaskan, penyediaan sarana tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat setempat. Dengan adanya Kawasan ini, harapnya, masyarakat dapat lebih mengenali aturan dalam berlalu lintas. Utamanya, masyarakat secara tidak langsung telah membantu kepolisian menekan angka kecelakaan.

“Utamanya memang itu. Bagaimana peran serta masyarakat bisa bersama – sama dengan kami menekan angka kecelakaan,” tandasnya.

Sementara Ketua RW 04 Kompleks Warnasari, Muhyidin mengaku sangat bangga Lingkungannya dapat menjadi percontohan Kampung Tertib Lalu Lintas di Cilegon. Ia berharap, pendirian kawasan tersebut dapat memberi banyak manfaat kepada masyarakat terutama tentang pemahaman aturan yang benar dalam berlalu lintas.

“Ini bentuk edukasi, bagaimana masyarakat dapat mengenali aturan berlalu lintas. Utamanya memang untuk pengendara pelajar, karena mereka harus diberikan pembelajaran tentang ini supaya menghindari kecelakaan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here