CILEGON, SSC – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon melalui Tim Bidang Tenaga Pendidik Kependidikan (TPK) Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Pendidikan Non Formal menyambangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kedatangannya bermaksud untuk menyerahkan bank data seluruh tenaga pendidik untuk dimutakhirkan oleh Kemendikbud.
Diketahui, Tim iini menyerahkan data kepada Direktorat Jenderal Paud dan Pendidikan Masyarakat serta Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan di Jakarta. Data juga diserahkan kepada Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) di Bandung sejak Kamis (22/8/2019) hingga Jumat (23/8/2019) lalu.
“Ini untuk mempermudah kementerian maupun guru paud formal dan non formal di Cilegon dalam pencarian data yang telah ada di aplikasi dapodik paud online, kata Kepala Seksi PTK Paud dan Pendidikan Nonformal Dindik Cilegon, Eti Kurniawati, Jumat (23/8/2019).
Eti menambahkan, bank data ini, merupakan terobosan baru yang dilakukan Dindik guna mensingkronkan sistem aplikasi di Kemendikbud dengna maksud mempermudah pencarian suatu data yang dibutuhkan. Baik Kementerian maupun masyarakat bisa mengetahui secara jelas total guru paud yang sudah bersertifikat dan belum bersertifikat. Kemudian juga bisa mengakses informasi tentang besaran honor guru paud, masa kerja dan masa mengabdi guru paud di Cilegon.
“Saya targetkan, bank data milik Kota Cilegon ini bisa diaplikasikan dalam bentuk online sehingga semua pihak bisa melihat data tersebut,” tambah Eti.
Ia berharap dengan terobosan yang dilakukan bisa memberikan dampak positif untuk kemajuan dan kesuksesan para guru paud formal dan non formal di Cilegon. Terobosan juga bisa menjadi percontohan bagi daerah lain untuk dapat terus berinovasi.
“Kita berharap bisa menjadi acuan semua pihak bahkan apresiasi dari pemerintah dengan terobosan yang sudah kita berikan ini,” harapnya. (Ully/Red)

