CILEGON, SSC – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Arifin Tasrif melakukan peninjauan ke Fuel Terminal (FT) PT Pertamina Tanjung Gerem, Kota Cilegon, Rabu (30/12/2020). Kunjungan mantan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia ini untuk memastikan kesiapan pelayanan energi saat masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Mas’ud Khamid turut hadir mendampingi Menteri ESDM Arifin.
Dirut Pertamina, Nicke Widyawati dalam peninjauan menyatakan, Pertamina dalam mengantisipasi pemenuhan kebutuhan dan layanan masyarakat telah memperhitungkan perkiraan konsumsi energi saat Libur Nataru ini. Diperkirakan konsumsi tetap terjadi kenaikan.
“Kami memperkirakan tetap terdapat kenaikan, berdasarkan tren pada masa libur sebelumnya, konsumsi normal harian, serta kondisi pandemi yang sedang kita hadapi bersama saat ini,” ungkapnya.
Untuk memastikannya, kata Nicke, Pertamina telah menyiapkan beberapa tambahan fasilitas di jalur rawan kemacetan dan juga jalur menuju daerah wisata. Fasilitas tersebut antara lain 919 SPBU Siaga, 62 SPBU Tol Siaga, 213 unit Motoris atau layanan Pertamina Delivery Service (PDS), Mobil Tanki standby sebanyak 160 unit, 66.951 Pangkalan LPG Siaga dan fasilitas lainnya.
“Jadi, selain fasilitas reguler, fasilitas tambahan ini siap melayani kebutuhan masyarakat saat menikmati liburannya. Pertamina juga memastikan seluruh fasilitas dan layanan yang kami berikan sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku,” terangnya.
Pertamina untuk memenuhi fasilitas reguler dan tambahan tersebut menyiagakan seluruh Terminal Bahan Bakar dan LPG, termasuk FT Tanjung Gerem yang merupakan salah satu titik suplai terpenting untuk wilayah Merak, kawasan wisata Anyer, dan Banten secara keseluruhan. Di mana wilayah Jawa Bagian Barat menjadi salah satu daerah tujuan wisata dan daerah rawan kemacetan yang dikonsentrasikan pihaknya.
Sementara, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengapresiasi, Pertamina dalam memenuhi tugas dan amanah memastikan ketersediaan energi selama masa Libur Nataru.
“Stok ketahanan energi telah disiapkan untuk 27 hari, dimana biasanya untuk normal 20 hari. Kita mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan Pertamina untuk mendukung kebutuhan BBM pada Natal dan Tahun Baru,” ungkap Arifin.
Upaya-upaya yang dilakukan Pertamina, kata Arifin sudah sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat. Untuk itu pihaknya meminta agar upaya tersebut harus dijaga dan ditumbuhkembangkan. Supaya manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Kepada seluruh staf dan pekerja Pertamina, terutama yang ada di pelosok, kami ucapkan selamat bekerja dan perhatikan protokol kesehatan, karena dengan kondisi kesehatan yang baik kita dapat bekerja dengan baik. Selamat Tahun Baru, semoga selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandas Arifin. (Ronald/Red)

