20.1 C
New York
Kamis, Juni 11, 2026
BerandaPeristiwaBakal Ditempati Inspektorat, Gedung Kejari JLS yang Rusak Siap-siap Direhab

Bakal Ditempati Inspektorat, Gedung Kejari JLS yang Rusak Siap-siap Direhab

-

CILEGON, SSC – Gedung Kejari di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kota Cilegon akan dijadikan Kantor Inspektorat. Saat ini, gedung yang mangkrak sejak 2014 saat ini dalam kondisi rusak.

Pantauan Selataunda.com, tembok bagian depan pagar terlihat kusam. Begitupun kaca-kaca jendela pada gedung tampak dalam kondisi pecah. Selain itu, dinding serta beberapa bagian dari gedung telihat juga sudah rusak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon Ridwan mengatakan, rencana rehab gedung Kejari JLS dibahas oleh pihaknya. Salah satunya mulai memeriksa dan mengkalkulasi biaya perbaikan gedung.

“Sudah kami lihat, Pak Haji Mughni (Kabid Cipta Karya Mughni) juga sudah melakukan penilaian. Saya kurang tahu nilainya rehabnya berapa,” ungkap Ridwan dikonfirmasi, Rabu (6/1/2021).

Dari pemeriksaan yang dilakukan, kata Ridwan, banyak bagian gedung yang musti diperbaiki. Diantaranya terkait kelistrikan, cat gedung, kaca dan sebagainya.

“Kebutuhannya itu elektrikal, lampu juga banyak yang sudah copot. Lalu dinding gedung perlu di cat ulang, serta perbaikan pada jendela kantor, kacanya banyak yang sudah pecah. Tidak akan sampai merubah struktur gedung,” paparnya.

Meski sudah mengkalkulasi, namun kata dia, pihaknya perlu  berkonsultasi dengan Bappeda dan TAPD terlebih dahulu terkait anggaran yang dibutuhkan untuk biaya perbaikan. Karena rehab tidak dia lokasi  pada APBD 2021.

“Kami akan konsultasi dulu dengan Bappeda dan TAPD. Untuk pengerjaan rehab, kemungkinan di pertengahan 2021,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Kota Cilegon Agus Zulkarnain tidak menampik jika kondisi gedung Kejari JLS dalam kondisi rusak. Mantan Kabag Perlengkapan ini mengaku belum berkoordinasi dengan  DPUTR Kota Cilegon mengenai rencana rehab.

“Kami belum koordinasi dengan Dinas PUTR, kapan akan diperbaikinya juga belum tahu,” ungkapnya.

Agus memperkirakan, gedung tersebut baru akan dapat ditempati pada 2021. Karena saat ini gedung tersebut belum representatif.

“Kelihatannya sih baru bisa pindah tahun depan. Sehingga selama setahun ini, kami masih beraktivitas di Gedung Praja Mandiri ini,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2