CILEGON, SSC – PT Indonesia Power (PT IP) melakukan lobi ke Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk menjalin kerja sama untuk menyelesaikan persoalan sampah di Kota Cilegon. Rencananya, IP menawarkan kerja sama pengolahan menjadikan sampah sebagai sumber energi listrik. Hal ini terungkap saat jajaran IP melakukan kunjungan ke Kantor Walikota Cilegon, sore tadi.
Direktur Utama PT Indonesia Power M. Ahsin Sidqi mengatakan, pihaknya menawarkan kerja sama pengolahan sampah yang menguntungkan kedua pihak. Sebab, saat ini persoalan sampah di Cilegon masih butuh perhatian serius.
“Kami (IP) memiliki konsep yang luar biasa yang luar biasa untuk menuntaskan persoalan sampah. Sampah ini kan bikin penyakit, bikin kotor. Dan Pak Presiden (Joko Widodo) dan Pak Luhut Binsar Panjaitan (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memonitor walikota, wakil walikota dan bupati se-Indonesia untuk menuntaskan persoalan sampah agar dibuat menjadi energi. Dan saya kira masyarakat harus mendukung program tersebut,” kata Ahsin Sidqi kepada awak media ditemui usai rapat tertutup di Kantor Walikota Cilegon,” Selasa (20/4/2021).
Dia menjelaskan, hampir semua jenis sampah bisa diolah oleh mesin pengolahan yang ditawarkan perusahaan. Namun ada sejumlah kategorinya, seperti sampah dedaunan atau organik.
“Iya, jadi 80 persen organik, dan 20 persennya non organik. Tapi kalau organiknya 100 persen itu lebih baik,” kata dia
Dipaparkan Ahsin SiSidqi, sampah yang dilolah ini nantinya akan menjadi sumber energi listrik. Dalam prosesnya, sampah organik akan dicampur dengan bahan bakar utama batu bara untuk bisa menghasilkan energi listrik. Selain sampah, bahan lainya yang bisa dijadikan sumber energi listrik, yakni, serbuk gergaji dan serutan kayu yang tetap dicampur dengan bahan utama batu bara.
“Jika kerja sama ini bisa dilakukan, kemungkinan di akhir 2021 IP unit 8 akan melakukan uji coba sampah untuk dijadikan bahan bakar biogas,” pungkasnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian merespon positif kerja sama pengolahan sampah yang ditawarkan oleh IP kepada Kota Cilegon.
“Cukup luar biasa lah. Apalagi direktur utama IP merupakan warga Cilegon. Saya minta mereka support, dukung dan besarkan Cilegon jangan daerah lain saja. Alhamdulilah niatnya sudah okay tinggal buat perjanjian kerja samanya. Kemungkinan habis Lebaran lah kita buat kerja sama antara IP dan Pemkot Cilegon,” beber Helldy.
Masih kata Helldy, pihak IP akan memberikan hibah alat untuk bisa digunakan oleh Cilegon. Namun, IP meminta agar Pemkot Cilegon bisa menyediakan lahannya terlebih dahulu agar alat pengolahan bisa ditempatkan.
“Beliau (Direktur Utama IP) minta tempat lahan untuk menempatkan alat tersebut. Yang penting, niat baik IP untuk menyelesaikan persoalan sampah akan berjalan. Dan rencana, penempatan alat sendiri akan di simpan di TPS (Tempat Pembuangan Sampah) di wilayah Bagendung,” ucapnya. (Ully/Red)

