20.1 C
New York
Senin, Mei 11, 2026
BerandaPeristiwaDKPP Cilegon Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

DKPP Cilegon Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

-

CILEGON, SSC – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon mulai memperketat wabah penyakit PMK (penyakit mulut dan kuku) pada hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha 2025. Petugas veteriner melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara acak ke beberapa lapak hewan di Kota Cilegon.

Fungsional Medik Veteriner pada DKPP Kota Cilegon, Dina Safitri mengatakan, pemeriksaan terhadap hewan kurban telah berjalan selama dua hari. Pada hari kedua ini, DKPP Kota Cilegon belum menemukan adanya penyakit pada hewan sapi dan kerbau. Pemeriksaan ini dilakukan, untuk memastikan hewan kurban yang didatangkan dari luar Cilegon aman untuk di konsumsi saat hari Raya Idul Adha.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah memastikan hewan-hewan yang akan disembelih pada hewan kurban dalam keadaan sehat bebas penyakit zonosis sehingga nanti menghasilkan daging kurban yang aman sehat, utuh dan halal,” kata Dina kepada awak media saat meninjau hewan kurban yang berlokasi di lapak kurban sekitar area Makam Balung, Cilegon, Selasa (20/5/2025).

Kata Dina, mayoritas hewan kurban yang masuk ke Kota Cilegon dari wilayah Lampung dan Sumatera. Hewan-hewan dari wilayah Sumatera dianggap aman karena berlapis pemeriksaan sebelum masuk ke Cilegon.

“Jadi perlu kita ketahui, ciri -ciri hewan itu berpenyakit, bisa dilihat dari sisi fisiknya. Bisa dilihat dari napsu makan dan minum serta keadaan dari sapi lesu dan lemas serta banyak tiduran, sapi tidak berdiri tegas dan banyak liur yang berlebihan. Pada pemeriksaan ini kita juga tetap waspada penyakit PMK. Jangan sampai ada ditemukan,” tambahnya.

Dina menyebutkan, sejauh ini tidak ditemukan indikasi penyakit berbahaya pada hewan yang diperiksa. Mayoritas hewan sudah melalui proses vaksinasi dan pemeriksaan ketat dari daerah asal.

“Hewan kurban yang masuk ke Cilegon sebagian besar berasal dari Sumatera yang saat ini masih bebas PMK (penyakit mulut dan kuku). Sapi-sapi juga sudah divaksin PMK dan LSD (Lumpy Skin Disease),” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2