Pemudik tengah menunggu masuk kapal di Dermaga 1, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (31/5/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Para pemudik masih memilih menyeberang malam hari di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Padahal Kementerian Perhubungan telah memberlakukan diferensiasi tarif dengan menerapkan diskon 10 persen di siang hari dan kenaikan tarif 10 persen di malam hari untuk mengurai antrean saat puncak mudik. Pemberlakuan ini dilaksanakan mulai 30 Mei hingga 3 Juni 2019.

Salah seorang pemudik kendaraan pribadi, Syahril (45) mengatakan, diskon bagi pemudik siang hari dan kenaikan tarif untuk pemudik malam hari tidak menjadi masalah buat dia dan keluarga. Sekalipun dikenakan kenaikan tarif karena menyeberang malam hari, kata dia, hal itu bukan menjadi alasannya memilih mudik siang hari untuk mendapat diskon. Ia memilih mudik malam hari karena mengejar sampai di Pulau Sumatera di pagi hari untuk faktor kenyamanan.

“Memang kita tahu informasi kalau nyeberang malam hari itu tarifnya naik. Tadi itu Rp 411.000 dari Rp  374.00, sedang lah buat kami.  Cuman kita tetap milih malam hari, ngejar  disana (Pulau Sumatera) pagi hari. Enak aja kalau jalan pagi disana,” ungkapnya saat menunggu masuk kapal di dermaga 1, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (31/5/2019).

Selain alasan mudik malam dan mengejar tiba di Pulau Sumatera pagi hari, ia juga ingin mencoba Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Informasi yang ia terima, pemerintah memberlakukan sistem tanpa bayar di beberapa ruas tol seperti di t Terbanggi Besar-Palembang.

“Informasinya yang saya dapat, tanggal 29 mei ada fungsional, dari Terbanggi Besar ke Palembang. Gratis, karena tolnya belum efektif. Makanya pengen ngejar itu juga,” terangnya.

Tak hanya Syahril, penumpang lain, Hendrik juga mengatakan hal yang sama. Diskon atau naik tarif tidak menjadi alasan bagi dia mudik malam hari di Pelabuhan Merak. Pemudik asal Jakarta yang hendak ke Medan ini memilih malam hari karena ingin merasakan JTTS.

“Nggak ngaruh buat saya, mau naik mau diskon. Yang penting sampai Sumatera pagi dan langsung coba tol. Mudah-mudahan bisa dua hari saja sampai di Medan,” tuturnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?