Sampah menumpuk di bawah Flyover Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Senin (11/10/2021). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Anggota DPRD Kota Cilegon, Anugrah Chaerullah meminta agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon tidak tutup mata dengan banyaknya sampah yang berserakan di jembatan layang (flyover) Merak, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak yang dikeluhkan warga.

“Semestinya mereka (DLH) gerak cepat masalah sampah yang berserakan di jalan-jalan. Jangan hanya diam saja. Sampah ini kan berada di kewenangan LH. Semestinya gerak cepat,” kata Anugrah saat ditemui di Gedung DPRD Kota Cilegon, Selasa (12/10/2021).

Terkait masalah tersebut, Irul sapaan akrabnya berencana akan terjun ke lapangan. Ia ingin memastikan sejauh mana DLH menyelesaikannya.

“Nanti saya dengan Komisi IV akan cek langsung ke lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga meminta agar jam operasional pengangkutan sampah dapat ditambah kembali.

“Kami meminta kepada pihak DLH untuk menambah intensitas rit kendaraan pengangkutnya. Tapi kita lihat nanti di lapangan tempat-tempat sampah tersebut masih memungkinkan apa tidak. Apakah perlu ditambah lagi, apakah waktunya kita tambah misalnya awalnya sehari sekali, sehari dua kali jadi sehari empat kali atau lima kali untuk terus mengangkut,” terangnya.

Baca juga  Hingga Triwulan III 2021, Kinerja Bank Bjb Tumbuh Positif

Menurutnya, memang masalah sampah tidak bisa ditangani oleh satu OPD. Antara OPD juga jangan saling lempar tanggung jawab. Meski permasalahan sampah di flyover Merak dikeluhkan warga karena kurang kesadaran warga, namun hal ini harus cepat ditangani oleh OPD yang berwenang.

“Itu ngga bisa (menyalahkan pihak lain) menurut saya dalam hal ini LH mempunyai tanggung jawab. Selain masyarakat yang harus sadar buang sampah pada tempatnya dan Dinas LH yang berwenang tetap harus punya tanggung jawab untuk melihat langsung, ada keluhan apa?, diambil terus, turun langsung ke pasar-pasar sekiranya titik mana. Jadi lebih intens LH,” tuturnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menghimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.

Baca juga  Pemkot Cilegon Gelontorkan Rp 2,3 Miliar Bangun 4 Palang Pintu

“Karena memang kita tidak bisa menyalahkan masyarakat juga, kita hanya bisa menghimbau masyarakat tolong buang sampah pada tempatnya. Kita selalu menghimbau begitu tapi Dinas LH terkait itu bertanggungjawab, karena ini lingkungan daerah Kota Cilegon biar bagaimanapun LH harus tanggung jawab,” tandasnya.

Terpisah, Sekretaris DLH Kota Cilegon, Sri Widayati coba diwanwancra sejumlah wartawan ditemui usai rapat paripurna enggan berkomentar lebih lanjut soal sampah di Merak.

“Enggak usah yah,” ujar Sri seraya berlalu.

Diberitakan sebelumnya, pemandangan kumuh dan jorok masih menghiasi Kota Cilegon. Ini terlihat dengan banyaknya tumpukan sampah dibawah jembatan layang (flyover) yang berada di Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Senin (11/10/2021). Gegara ini pun warga sekitar jembatan layang mengeluh karena tumpukan sampah sudah menganggu aktivitas. (Ully/Red)