Warga berada di Pos Dinas Perhubungan, Jalan Aat Rusli, Kota Cilegon yang kondisinya jorok dan memprihatinkan, Selasa (16/7/2019). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pos milik Dinas Perhubungan (Dishub) berlokasi di Jalan Aat-Rusli, Kota Cilegon yang dibangun dengan menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) kondisinya sangat jorok dan memprihatinkan.

Penelusuran Selatsunda.com di lokasi, banyak sampah berserakan bahkan ditemukan juga bekas minuman keras (miras) di pos tersebut. Tak hanya itu saja, pos yang semestinya digunakan untuk para petugas menjaga lalu lintas tapi justru digunakan oleh para anak-anak punk, pengemis dan pedagang asongan.

Salah satu pedagang asongan Asep menyayangkan, terbengkalainya pos bagi petugas Dishub itu. Bahkan tak jarang, kata dia, pos tersebut digunakan oleh anak-anak punk dan dirinya sendiri.

“Jorok banget mba. Karena udah lama gak digunakan oleh petugas, yah udah digunakan oleh kami (pedagang asongan) bahkan anak-anak punk untuk istirahat. Lumayan aja sih ada tempat seperti ini,” ujar Asep kepada Selatsunda.com,” Selasa (16/7/2019).

Lantai di pos dishub yang kondisinya bersrrakan sampah plastik

Asep mengaku, dirinya sempat menemukan bekas minuman keras di pos tersebut terutama di saat malam hari. Ia berharap agar pos itu dapat digunakan sebagaimana mestinya.

“Kalau malam pasti banyak anak-anak punk di sini (Pos Dishub,red). Harusnya sih ada perawatan atau dijaga lah minimal jangan seperti ini,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pada Dishub Cilegon, Hendra Pradipta mengaku tidak dapat berbuat banyak tentang pos tersebut karena bagiannya kekurangan personel. Sejak awal bulan lalu, petugas di bagian LLAJ sudah ditarik ke seksi lain.

“Sekarang sudah gak ada anggota lagi. Anggota semua udah diambil sama bagian Kasi Pengendalian Keselamatan Lalu Lintas pada Disbub Cilegon,” tungkas Hendra. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?