Ratusan kendaraan mudik melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon pada Hari Lebaran, tahun lalu. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Kepolisian Resort Kota Cilegon menerjunkan 1.153 personel gabungan untuk pengamanan arus mudik Hari Lebaran 2019 di Kota Cilegon. Hal ini disampaikan Kapolres Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso usai memimpin rapat Koordinasi Eksternal Operasi Ketupat Kalimaya 2019 di Mapolres Cilegon, Kamis (16/5/2019).

“Total seluruhnya 1.153, dari polres sendiri sekitar 600-an personel. Kemudian dibantu TNI, dari Lanal, di ASDP, KSOP, dari Dishub dan Pemkot juga,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, salah satu yang menjadi atensi pengamanan pada Lebaran kali ini yakni bagaimana mengantisipasi antrean kendaraan di Pelabuhan Merak pada puncak arus mudik. Menurutnya, pola pemudik yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak masih cenderung dilakukan pada malam hari. Oleh karena itu, pihaknya mengkampanyekan agar pemudik dapat menyeberang pada siang hari untuk menghindari antrean kendaraan.

“Kita mencoba untuk mengkampanyekan, (pemudik) sampai di pelabuhan siang hari supaya terbagi rata pembebanan jumlah kendaraan di Pelabuhan Merak. Tentunya kita terus sosialisasi ke masyarakat jangan saja malam hari, tetapi memanfaatkan pagi dan siang hari yang cenderung lengang,” paparnya.

Soal titik rawan kecelakaan, Kapolres menyebut jalur di Cilegon masih tergolong aman dan tidak begitu signifikan. Namun untuk mengantisipasinya, kata dia, pihaknya akan menyediakan petugas yang siap turun ke jalan mengurai kendaraan bila terjadi kemacetan.

“Tititik rawan tidak ada yang signifikan. Hanya mengantispasi masyarakat yang berhenti di tempat – tempat istirahat. Nanti, akan ada pasukan rigit yang mengurai kemacetan,” tandasnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?