Penyidik Polsek Cibeber meminta keterang sejumlah saksi dalam penyerangan seorang warga Mancak oleh sekelompok orang saat ngabuburit di Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon, Rabu (15/5/2019). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Entah apa yang membuat Wahyudi (20) terluka parah saat sedang ngabuburit di Jalan Lingkar Selatan tepat di depan perumahan Cilegon Park, Kota Cilegon, Rabu (15/5/2019). Warga asal Kampung Blokang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang ini diduga dianiaya sekelompok orang. Dalam penganiayaan itu, kepala korban mengalami bocor. Bahkan telepon genggam miliknya juga dirampas dalam insiden itu.

Informasi yang dihimpun selatsunda.com, kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kapolsek Cibeber, AKP Muljadi lewat Kanit Reskrim, Iptu Asep Iwan mengatakan, kejadian bermula ketika korban sedang duduk di pinggir jalan menunggu waktu berbuka puasa. Tiba-tiba, ada sekitar 4 orang tidak dikenal menghampiri korban dengan motor. Korban pun langsung dianiaya.

“Dia lagi nongkrong, lagi nyore. Lagi ngabuburit lah di depan Cilegon Park. Dia lagi duduk dengan motornya disitu. Tiba-tiba, ada kurang lebih 4 orang, dua motor, nyamperin si korban dan langsung dipukulin,” ujar Kanit.

Dalam peristiwa itu, korban mengalami luka cukup parah dibagian kepala. Dari keterangan yang diperoleh penyidik di lokasi, telepon genggam milik korban juga dirampas.

“Handphonenya yang diambil Samsung. Korban sekarang ditangani Puskesmas di PCI, ada (luka robek) 4 centimeter dibagian pelipis dan dijahit 4 jahitan,” tandasnya.

Hingga saat ini, kata Kanit, motif para pelaku masih didalami. Namun para pelaku dalam penyelidikan ini, kata dia, sedang dalam pengejaran pihaknya.

“Kami sedang dalami motifnya dan melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” paparnya. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?