CILEGON, SSC – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Cilegon 2019 ditargetkan naik hingga menyentuh angka Rp19 miliar. Anggaran ini meningkat dari APBD murni yang sebelumnya diangka Rp 1,83 triliun.

Demikian disampaikan Seketaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati mengatakan, berdasarkan hasil rapat Rapat gabungan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) telah disepakati APBD Perubahan 2019 Kota Cilegon mengalami kenaikan mencapai Rp1,9 triliun. Kenaikan APBD akan digenjot dari pajak kendaraan bermotor.

“Dari hasil rapat gabungan KUA-PPAS kemarin, proyeksi APBD mengalami kenaikan sekitar Rp 19 miliar. Kenaikan ini berbeda dari APBD murni 2019 sekitar Rp1,7 triliun,” kata Sari kepada awak media di temui usai pemeberiam uang kadedeuh kepada PNS (Pegawai Negeri Sipil) Kota Cilegon di Aula Setda II Kota Cilegon,” Rabu (17/7/2019).

Ia menambahkan, kenaikan APBD Perubahan 2019 tetap berfokus terhadap peningkatan pembangunan di Kota Cilegon serta kebutuhan prioritas yang mendesak lainnya.

“Kita (Pemkot,red) masih tetap fokus pada peningkatan pembangunan. Tak hanya pada pembangunan, kebutuhan yang mendesak pun akan kita lakukan dengan anggaran tersebut. Kebutuhan yang mendesak itu, contohnya kaya di daerah Ciporong dan Batulawang yang setiap tabunnya terkena dampak musim kemarau,” tambahnya.

Untuk masalah kemarau, mantan Asda III menjelaskan, konsep yang akan diterapkan mengantisipasi kejadian tersebut dengan menyediakan truk-truk pengangkut air yang nantinya akan menyalurkan air saat musim kemarau.

“Ada saran bagaimana ada truk-truk pengangkut air yang menyalurkan air ke daerah-daerah yang terdampak musim kemarau,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here