SERANG, SSC – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah bencana yang terjadi di Indonesia selama 1-16 Januari 2020 sebanyak 203 bencana. Jumlah bencana ini terdiri dari 90 puting beliung, 63 banjir dan 45 tanah longsor dan 2 gelombang pasang.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo mengatakan, dari total bencana yang terjadi di Indonesia tercatat 71 meninggal dunia, 2 hilang, dan 83 luka-luka.
“Dari bencana ini warga yang menderita hamoir satu juta orang. yang rusak mencapai 11.388 rumah, dengan rincian 3.123 rusak berat, 1.891 rusak sedang, dan 6.374 rusak ringan. Sementara untuk fasilitas umum yang rusak meliputi 92 fasilitas pendidikan, 27 fasilitas peribadatan, dan 10 fasilitas kesehatan,” pungkasnya.
Ia menjelaskan, bencana yang paling banyak memakan korban jiwa yaitu bencana hidrometeorologi (bencana alam). Bencana itu banyak diakibatkan oleh pengaruh cuaca.
“Yang paling dominan terjadinya bencana hidrometeorologi, yakni banjir, longsor, puting beliung, dan karhutla,” jelasnya seraya mengatakan bencana yang paling dominan terjadi di Jawa tengah (63 kali), Jatim (31 kali), Sulsel (26 kali) Jabar (24 kali) dan Kalsel (8 kali). (Ully/Red)

