CILEGON, SSC – Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Cilegon diberikan pelatihan sistem pemasaran produk usaha. Pelatihan diberikan agar pelaku usaha dapat lebih mandiri dan produk yang dijual dapat berdaya saing.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon, Tatang Muhtadi mengatakan, Pemkot dalam pelatihan ini sedikitnya melibatkan 40 dari 15.000 pelaku UMKM di Cilegon.
“Saat ini total UMKM yang terdata di Dinas Koperasi dan UMKM Cilegon sebanyak 15.000. Namun, untuk tahap pertama ini, pelaku UMKM yang kami bina ada 40 UMKM. Pelatihan usaha ini sesuai dengan visi misi dari Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota Cilegon yaitu, Menuju Cilegon Baru, Modern dan Bermartabat,” kata Tatang kepada Selatsunda.com usai kegiatan Pelatihan Bintek UMKM di Aula Setda Cilegon yang digelar di Aula Setda II Kota Cilegon, Jumat (4/6/2021).
Ia mengaku, selain bentuk kemandirian, pelatihan sekaligus memberikan semangat para pelaku usaha untuk bangkit dari kondisi pademi covid-19 yang saat ini masih berlangsung.
“Jadi jangan jadikan pademi covid-19 jadi penghalang bagi para pelaku usaha di Cilegon untuk terpuruk. Melainkan harus terus bangkit,” ujarnya.
Terpisah, Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengapresiasi pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Ia berharap pelatihan dapat menciptakan produk-produk daerah yang berkualitas agar bisa dipromosikan di pasar nasional.
“Jadi gimana caranya hasil UMKM yang dimiliki pelaku usaha di Cilegon bisa dipasarkan ke supermarket di Cilegon. Saya juga minta agar usaha para pelaku UMKM ini bisa dipasarkan juga ke ASDP Merak. Jadi tolong pak Kadis (Tatang Muhtadi) bagaimana caranya pelaku usaha di Cilegon bisa banyak dimintai masyarakat,” pungkasnya. (Ully/Red)

