20.1 C
New York
Minggu, Mei 10, 2026
BerandaPeristiwaDisapu Angin Puting Beliung, Sekolah, Rumah Warga Hingga Pabrik di Cilegon Rusak

Disapu Angin Puting Beliung, Sekolah, Rumah Warga Hingga Pabrik di Cilegon Rusak

-

CILEGON, SSC – Angin puting beliung menerjang beberapa titik di wilayah Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Jumat (4/6/2021) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan sekolah, rumah warga hingga pabrik di wilayah Grogol mengalami kerusakan.

Di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, puting beliung mengakibatkan genting atap sekolah MTS Al-Khairiyah Pabuaran berjatuhan. Begitu juga sejumlah rumah warga di sekitar sekolah juga terdampak sama.

Kepala TU MTS Al-Khairiyah Pabuaran Mislah mengatakan, kejadian angin puting beliung terjadi cukup cepat.

“Kejadiannya 5 menitan lah. Bunyinya kencang banget. Saya aja kaget dengarnya. Gentengnya semua jatuh,” kata Mislah kepada awak media,” Jumat (4/6/2021).

Dengan kondisi ini, ia mengaku cukup khawatir apabila terjadi angin puting beliung susulan.

“Sampai sekarang saya pun enggak berani benerin ini. Khawatir ada kejadian yang sama. Apalagi sekarang licin. Kalau kerugian diperkirakan capai jutaan rupiah,” ujarnya.

Atap seng pabrik Tenaris SPIJ terbang saat disapu angin puting beliung (Foto Screenshoot video warga)

Selain sekolah dan rumah warga, pabrik PT Tenaris SPIJ yang berada di Kawasan Industri Estate Cilegon (KIEC) juga dihantam angin puting beliung. Peristiwa itu membuat seng atap pabrik pengahsil pipa besi itu, beterbangan.

Staf Informasi Muhammad PT Tenaris SPIJ Kota Cilegon saat dikonfirmasi tak menampik peristiwa alam angin puting beliung menimpa pabrik SPIJ. Peristiwa itu kata dia tak berlangsung lama.

“Iya bener terjadi di SPIJ tadi siang. Lokasinya di plan checking akhir pembuatan pipa baja. Enggak berlangsung lama kok hanya 3 menit,” katanya.

Ia mengungkapkan, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Karena, sebagian karyawan saat kejadian tengah melakukan salat Jumat.

“Tidak ada korban jiwa, karyawan jumlahnya yang ada di lokasi itu sebanyak 3 sampai 4 orang. Karyawan langsung mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman,” terangnya.

Kata Muhamad, peristiwa itu tidak mengganggu aktifitas produksi. Usai kejadian pihaknya bersama dengan karyawan lainnya langsung mengevakuasi material yang jatuh.

“Kerugian kira-kira diprediksi mencapai puluhan juta rupiah. Tapi secepatnya akan kami selesaikan, dan sekarang sudah normal kembali,” katnaya

Dijelaskan Muhammad, bangunan tersebut memang bangunan semi permanen sehingga saat terjadi angin kencang atapnya bisa terbawa, karena atapnya terbuat dari lempengan besi tipis.

“Memang itu yang hancur karena bangunannya semi permanen. Kami buat itu sengaja semi permanen karena lokasinya pindah-pindah. Selain itu bangunan tersebut kondisinya sudah lama, jadi ketika ada angin kencang ya terbawa semua,” terangnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2