Lahan Pelabuhan Warnasari. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – BUMD Kota Cilegon, PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) segera membangun akses jalan menuju Pelabuhan Warnasari di area kawasan industri yang dikelola PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC). Rencana pembangunan akses jalan ke pelabuhan seluas 45 hektar itu sudah mulai dilakukan menyusul telah terbitnya Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (Kemen LH).

Menanggapi hal ini, Direktur Operasi dan Komersial KIEC, Iip Arief Budiman mengaku sudah pernah membahasnya bersama PCM. Pada prinsipnya, kata Iip, komitmen pihaknya dengan PCM terhadap pendirian Pelabuhan Warnasari masih dalam semangat yang sama sebagaimana tertuang dalam kesepakatan sebelumnya. Terkait implementasi rencana tersebut, kata Iip, KIEC saat ini menunggu penyampaikan dari PCM.

“Kemarin itu di diskusi awal memang rencananya seperti yang kita tuangkan kesepakatan yang ada, akses jalan melalui jalan asia raya, namun dalam perkembangan terjadi perubahan dan sekarang berubah lagi,” ujarnya dikonfirmasi, Kamis (17/10/2019).

Baca juga  Ini Besaran UMK 2022 Yang Ditetapkan oleh Gubernur Banten

“Memang atas rencana itu kita juga dapat informasi juga akan ada sosialisasi teman-teman PCM ke kita. Jadi kita tunggu saja,” sambung dia.

Baca : Amdal Pelabuhan Warnasari Terbit, PCM Mulai Fokus Bangun Akses Jalan Pelabuhan

Untuk diketahui, sejarah Pemerintah Kota Cilegon mendapatkan lahan Pelabuhan Warnasari didasari kesepakatan tukar guling dengan PT Krakatau Steel pada tahun 2010. Kala itu, Pemkot mendapat lahan 45 hektar, akses jalan dan dana pengganti lahan sebesar Rp 98 miliar.

Dalam perjalanan rencana pembangunan Pelabuhan Warnasari, PCM akan membangun akses jalan di seberang PT Ktakatau Posco melalui Jalan Asia Raya. Namun DED dinilai tidak layak. Opsi pembangunan akses jalan selanjutnya kemudian dibahas melalui jalan di dekat PT Krakatau Osaka Steel. Opsi itupun tidak dilanjutkan karena terkendala melewati lahan Lotte dan perseorangan.

Baca juga  Mobilitas Kerja Tinggi, Anggota Dewan di Cilegon Berpotensi Terserang Penyakit Jantung dan Kolesterol

Kini setelah Amdal disetujui Kementerian Lingkungan Hidup, PCM sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Warnasari kembali menyusun strategi membangun akses jalan di Jalan Asia Raya. Salah satunya langkah PCM mereview Detail Engineering Design (DED) yang sebelumnya pernah dibuat KIEC.

“Jadi perubahan (DED) seperti apa, kita tunggu saja undangan dari PCM,” tuturnya.

Mengenai rencana PCM bangun jalan itu akan menggunakan lahan PT Krakatau Daya Listrik seluas 3.000 meter persegi, KIEC menyerahkan sepenuhnya pembahasan kepada kedua pihak. Prinsipnya, kata Iip, Kiec tidak akan menghambat recana tersebut nmaun tetap didukung sepenuhnya.

“Saya kira yang itu tentu akan diselasaikan pcm secara baik denfan pihak KDL. Intinya tidak ada yang kita hambat, kita sama-sama mendukung,” harapnya. (Ronald/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini