CILEGON, SSC – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon membentuk tim relawan kebakaran tingkat kecamatan se-Kota Cilegon. Dibentuknya relawan kebakaran ini untuk membantu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon untuk mensosialisasikan cara pencegahan kebarakan ditingkat kecamatan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Cilegon Damanhuri mengatakan, untuk 2022 ini, baru dua kecamatan yang dibentuk relawan. Yaitu, relawan Kecamatan Citangkil dan Relawan Kecamaan Cibeber. Masing-masing kecamatan terdiri dari 3 orang perwakilan.
“Jadi tugas mereka itu membantu kita (Damkar Cilegon) dalam mensosialisasikan bahaya dan penanganan kebakaran yang terjadi di masing-masing lingkunganya,” kata Damanhuri kepada Selatsunda.com ditemui di kantornya, Selasa (22/3/2022).
Menurut Damanhuri, keberadaan relawan untuk mencegah kebakaran sangat penting. karena kebakaran bukan hanya tanggung jawab pihak DPKP melainkan juga seluruh masyarakat.
“Jadi jika terjadi kebakaran masyarakat inilah yang terdepan melakukan penanganan. Mengigat lokasi antara Mako Damkar dan rumah warga jauh maka itu dibutuhkan relawan tersebut,” ujarnya.
Ia menuturkan, pada 2022 untuk tingkat kebakaran yang sudah terjadi di Kota Cilegon mencapai 3 kejadian. Sedangkan di 2021 mencapai 77 kejadian. Faktor terjadinya kebakaran disebabkan oleh korsleting (arus pendek listrik) dan ilalang.
“Memang kebanyakan karena arus pendek. Kami optimis setiap tahunya para relawan kebakaran ini bisa hadir di setiap kecamatan mengingat telah masuk RPJMD,” pungkasnya. (Ully/Red)

