Petugas Polda Banten melakukan penyekatan kendaraan di Pos Check Point Gerem, Kota Cilegon, Kamis (28/5/2020). Foto Ronald Siagian/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pelaksanaan Operasi Ketupat Kalimaya 2020 yang dilakukan Polda Banten terkait pencegahan pandemi Covid-19 dan larangan mudik Lebaran akan berakhir pada Sabtu, 30 Mei 2020. Namun sehubungan dengan rencana pemerintah memulai tatanan normal baru (New Normal), operasi masih akan ditingkatkan hingga Minggu, 7 Juni 2020 mendatang.

“Sesuai rencana operasi ketupat Kalimaya 2020 akan kita laksanakan terakhir pada 30 Mei 2020 ini. Dalam rangka untuk mendinamisir situasi pasca Lebaran, kegiatan operasi masih kita tingkatkan sampai tanggal 7 Juni melalui kegiatan operasi yang ditingkatkan,” ujar Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo kepada awak media saat ditemui di Pos Check Point Gerem, Kota Cilegon, Kamis (28/5/2020).

Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo diwawancara di Pos Check Point Gerem, Kota Cilegon

Dirlantas menyatakan, cara bertindak dalam operasi yang ditingkatkan tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan pada operasi sebelumnya. Operasi akan diprioritaskan terhadap langkah-langkah pendisiplinan masyarakat sesuai dengan kebijakan pemerintah menuju “New Normal Life”.

“Simpel saja menuju new normal life tinggal melaksanakan apa yang menjadi protokol pencegahan Covid-19. Seperti jaga social distancing, jaga physical distancing, pola hidup sehat, cuci tangan dan menggunakan masker,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Ditlantas Polda Banten dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Kalimaya 2020 hingga hari ke-34 pasca Lebaran mencatat 8.771 kendaraan pemudik yang ingin menyeberang ke dan dari Pelabuhan Merak telah diputar balik.

Dalam mengantisipasi arus balik Lebaran, Ditlantas akan memaksimalkan 15 Pos Check Point di wilayah Banten. Diantaranya, 8 pos check point akan menyekat kendaraan yang mengarah dari Merak ke Jakarta dan sekitarnya. Sementara 7 pos lainnya akan menyekat arus balik kendaraan menuju Pulau Sumatera atau yang ke wilayah Jawa Barat.

“Meski sudah selesai larangan mudik, kita tetap mempedomani pembatasan perjalanan orang yang diperbolehkan sesuai surat edaran gugus tugas. Ada tiga kriteria, pertama terkait perjalanan dinas baik lembaga pemerintah maupun swasta. Kemudian orang yang mengalami kedukaan atau sakit. Kemudian, pemulangan pekerja migran atau mahasiswa dari luar negeri,” tandasnya.

“Kita batasi ini dalam rangka memutus mata rantai Covid-19,” ucapnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here