CILEGON, SSC – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak diperbolehkan untuk mengajukan mutasi ke wilayah lain sebelum mengabdi selama 15 tahun di pemerintahan.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Mahmudin usai memberi Pengarahan kepada 217 orang yang lolos seleksi akhir tes CPNS Kota Cilegon 2018 di Aula Setda II Kota Cilegon, Senin (7/1/2019).

Lebih jauh Mahmudin menerangkan, CPNS yang baru lolos ibi perlu mengetahui hal tersebut. Sebagai abdi negara, lanjutnya, CPNS harus serius dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, tanggung jawab yang diemban harus menjamin pelayanan publik yang berlanjut.

“Jadi tidak boleh sebelum 15 tahun mereka (CPNS,red) mengabdi ke pemerintah, mereka udah minta mutasi. Terus kita genjot rasa tanggung jawab mereka terhadap tugas yang akan mereka emban khususnya di pelayanan publik,” kata Mahmudin kepada Selatsunda.com.

Penekanan tersebut disampaikan  Mahmudin, agar CPNS tidak gampang mengajukan mutasi setelah melewati satu tahun bekerja. Pada kebanyakan yang terjadi mutasi singkat itu malah membuat roda pemerintahan terganggu.

“Alasannya, banyak CPNS yang meminta dimutasi setelah satu tahun dan terjadi kekosongan jabatan di tempat tertentu,” tuturnya.

Maka dari itu, lanjutnya, para CPNS yang baru menjadi pegawai pemerintahan di Cilegon ini jangan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan. Kedepan CPNS harus bekerja profesional dan mampu memberikan banyak perubahaan untuk pemerintah.

“Kalian disini terpilih dari ribuan peserta yang mendaftar, oleh karena itu jangan sia-siakan kesempatan kalian untuk mengabdi di pemerintah kota Cilegon karena Allah telah menempatkan kalian disini dengan tujuan yang baik sehingga kalian jangan sampai bekerja dengan tidak baik agar pekerjaan kita dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak,” pungkasnya. (Ully/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini