CILEGON, SSC – Cuaca ekstrem di tengah musim kemarau masih mengancam wilayah Kota Cilegon. Oleh karenanya masyarakat diminta waspada dan siap siaga akan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi mengatakan, adanya peningkatan intensitas curah hujan, angin kencang dan suhu panas yang tinggi diperkirakan dapat memicu bencana hidrometeorologi. Di mana jika bencana hidrometeorologi terjadi maka menyebabkan terjadinya bencana banjir.

“Dengan kondisi ini, kami menghimbau agar masyarakat selalu waspada dengn perubahan cuaca yang selalu berubah-ubah. Seperti yang terjadi 2 hari lalu hujan terus menerus menyebabkan bencana banjir dan rumah roboh yang terjadi di beberapa titik,” kata Sehendi kepada Selatsunda.com, Senin (8/7/2024).

“Waspada terjadi hujan, mungkin bisa menyebabkan banjir, hujan disertai angin bisa saja pohon tumbang. Jadi harus tetap berhati-hati, jalan juga licin penggunaan jalan harus hati-hati,” sambungnya.

Baca juga  4 Pelaku Curanmor di Cilegon Digulung Polisi, Ini Modusnya

Suhendi menyebut, dalam sepekan ke depan diperkirakan masih terdapat potensi peningkatan curah hujan secara signifikan di sejumlah wilayah Kota Cilegon. Di mana fenomena ini disebabkan oleh dinamika atmosfer skala regional – global yang cukup signifikan.

“Selain itu juga disebabkan oleh suhu muka laut yang hangat pada peredaran wilayah sekitar Indonesia ini memberikan kontribusi dalam penyediaan kondisi mendukung penumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu waspada dengan perubahan cuaca yang tidak menentu selama sepekan ini, terutama di wilayah rawan banjir.

“Di Cilegon akibat dari keadaan seperti ini menyebabkan bencana hidrometeorologi karena adanya cuaca ekstrem, kadang panas, kadang hujan, angin kencang, ini yang pasti kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan perubahan cuaca yang berubah-ubah,” imbaunya.

Baca juga  Tindak Lanjuti IM 9/2024, BPTD Banten Limpahkan Kewenangan Turdalwas Penyeberangan Merak ke KSOP

Sebab, sebagian wilayah di Kota Cilegon dalam beberapa waktu terakhir mengalami cuaca ekstrem seperti turun hujan yang intensitas  tinggi pada malam hari dan cuaca panas pada pagi hari hingga sore hari.

“Waspada itu terhadap kemungkinan terjadi hujan, mungkin bisa menyebabkan banjir, hujan disertai angin bisa saja pohon tumbang dan laharus tetap berhati-hati, jalan juga licin penggunaan jalan harus hati-hati,” pungkasnya. (Ully/Red)