Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, menggelar sosialisasi pemilihan umum (Pemilu) di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Senin (22/5/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Daftar Pemilih Tetap atau DPT di Kota Cilegon diprediksi meningkat pada Pemilu 2024 atau naik sekitar 10 persen dari Pemilu sebelumnya. Meningkatnya DPT ini, menandai bahwa kesadaran masyarakat tinggi dalam berdemokrasi baik dalam penyelenggaraan Pemilu sudah semakin baik.

Ini terungkap dalam kegiatan Sosialisasi pemilihan umum (Pemilu) 2024 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon dengan menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon yang digelar di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Senin (22/5/2023).

Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi mengatakan, pada Pemilu 2019 lalu, tingkat partisipasi masyarakat mencapai 290.571 DPT. Pada 2024, diprediksi akan terjadi peningkatan mencapai 324.000 DPT.

“Kita prediksi daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu nanti terjadi peningkatan sekitar 10 persen dari 290.571 menjadi 324.000 DPT,” kata Irfan kepada awak media.

Irfan menambahkan, KPU Kota Cilegon juga menargetkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu di 2024 mencapai 100 persen. Di mana, pada 2019 lalu, tingkat partisipasi masyarakat mencapai 90,3 persen dari jumlah suara 290.571 suara.

Baca juga  Kota Cilegon Kembali Pertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian Ke-10

“Rencananya KPU Kota Cilegon akan menetapkan DPT itu dilakukan pada bulan Juni mendatang,” tambah Irfan.

Ditempat yang sama, Anggota DPRD Kota Cilegon, Subhi mengapresiasi kegiatan sosialisasi Pemilu yang dilakukan oleh KPU dan Kesbangpol dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 nanti.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi itu dibutuhkan untuk menjawab opini yang berkembang di masyarakat Cilegon. Dengan demikian, maka masyarakat tahu bahwa Pemilu serentak akan tetap dilakukan pada bulan Februari 2024 mendatang.

“Penyelenggara pemilu mulai dari tingkat Kelurahan hingga kota harus lebih masif lagi mensosialisasikan setiap tahapan pemilu. Hal itu perlu dilakukan guna menginformasikan kepada seluruh elemen masyarakat terkait tahapan Pemilu tersebut,” katanya.

Baca juga  Disperindag Cilegon Akan Konsultasi ke BPKP, Kaji Rencana Kerja sama Bangun Guna Serah Pasar Kranggot

Sementara itu, Plt Kepala Kesbangpol Kota Cilegon Sri Widayati mengatakan, tujuan diadakannya sosialisasi ini, selain untuk meningkatkan partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya, juga agar suara yang telah masyarakat berikan menjadi sah.

“Sebetulnya amanat dari Mendagri agar kami melakukan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu serentak,” jelasnya.

Ia menjelaskan, selain digelar di Kelurahan Bulakan, sosialisasi ini juga akan gencar dilaksanakan di 43 kelurahan sekolah dan universitas di Kota Cilegon.

“Duta politik juga dilibatkan dalam sosialisasi ini, tidak hanya ke kelurahan aja, tapi nanti ke sekolah-sekolah bahkan universitas,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat yang telah memilih hak pilih pada tahun 2024 mendatang untuk dapat mempergunakan hak pilihnya secara tepat dan baik.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara sah,” tandasnya. (Ully/Red)