20.1 C
New York
Senin, Juni 22, 2026
BerandaPeristiwaTingkatkan Performa, PDAM Cilegon Mandiri Diminta Perluas Jaringan dan Bangun Bisnis Pendamping...

Tingkatkan Performa, PDAM Cilegon Mandiri Diminta Perluas Jaringan dan Bangun Bisnis Pendamping Air Kemasan

-

CILEGON, SSC – PT PDAM Cilegon Mandiri diminta untuk terus dapat melakukan berbagai terobosan baru untuk meningkatkan performa kinerja perusahaan. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian saat menghadiri HUT PDAM Cilegon Mandiri Ke-21 di Kantor PDAM Cilegon Mandiri, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa (23/5/2023).

Helldy mengatakan, saat ini, kinerja PDAM Cilegon sebagai BUMD Kota Cilegon sudah cukup baik. Hal itu dibuktikan perusahaan dengan membukukan keuntungan Rp 6 Miliar pada 2022 lalu.

Helldy mengungkapkan, kontribusi tersebut tidak lepas berkat kerja sama yang telah dijalin PDAM Cilegon Mandiri dengan PT Krakatau Tirta Industri (KTI). Di mana PDAM Cilegon lewat kerja sama itu mendatangkan keutungan bagi perusahaan.

“PDAM ini unik, bisa memberikan kontribusi banyak tapi kita tidak punya modal air. Selama ini kita kerja sama dibantu oleh KTI. Secara logika kan PDAM di manapun pasti ada sumber airnya, ada danaunya, ada prosesnya. Sekarang kita tinggal terima matengnya lah, ada keutungan disana yang notabene sudah ada perjanjian sebelum kami untuk bisa memberi kontribusi kepada masyarakat sekitar,” ungkap Helldy.

Meski PDAM Cilegon Mandiri memberikan kontribusi yang besar namun menurut Helldy, cakupan layanan khususnya penyediaan air bersih kepada masyarakat masih diangka 20 persen. Ia meminta agar cakupan layanan itu dapat ditingkatkan.

“Cuman masih kami rasakan baru diangka 20 persen untuk bisa memenuhi masyarakat Kota Cilegon. Artinya masih ada peluang diangka 80 persen,” tuturnya.

Untuk meningkatkan layanan yang nantinya mengerek pendapatan perusahaan, Helldy meminta PDAM Cilegon Mandiri dapat membaca peluang dengan melakukan berbagai terobosan. Diantaranya, membuka jaringan penyediaan air ke sektor industri.

“Tadi saya dengar ada permintaan dari ASDP dan yang lainnya. Artinya kita bisa memenuhi, kalau memang kapasitas kita masih ada,” tuturnya.

Helldy menuturkan selain bisnis utama penyediaan air bersih, PDAM Cilegon Mandiri diminta dapat melakukan ekspansi bisnis lainnya. Yakni dengan menggarap air kemasan produk PDAM Cilegon Mandiri sendiri. Di mana nantinya produk yang dihasilkan itu diharapkan dapat didistribusikan ke OPD-OPD, kecamatan dan kelurahan dan lainnya yang nantinya mendongkrak pendapatan perusahaan.

“Oleh karena itu tadi saya sampaikan tadi, bulan depan, kami akan menambah pad dengan cara mendapatkan profit dengan kita memberikan air dalam bentuk kemasan juga,” terangnya.

“Karena kita punya peluang yang besar. Pertama adalah kita punya 43 kelurahan, 8 kecamatan, OPD juga banyak, BUMD kita juga ada dan beberapa hotel kita akan bermain disana,” sambungnya.

Soal rencana pemanfaatan air baku Sindang Hela, Kabupaten Serang, Helldy mengaku memang ada rencana untuk mematangkan kerja sama itu. Hanya saja sampai saat ini belum dapat terealisasi karena belum terdapat jaringan pipa ke Kota Cilegon.

“Justru itu, Sindang Hela sudah kita coba cuman ini belum terealisasi. Artinya belum ada aliran ke arah kita. Kalau memang itu sudah ada, untuk Sindang Hela ke arah kita, pasti kita (jajaki),” tuturnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Cilegon Mandiri, Taufiqurrohman mengatakan, sejauh ini pihaknya tengah mengupayakan penjajakan usaha pendamping bisnis PDAM Cilegon Mandiri yang baru yakni dengan pembuatan air kemasan. Pembuatan air kemasan itu memang diminta Walikota Cilegon, Helldy agar pada Juni mendatang dapat segera ditindaklanjuti.

Kemudian juga untuk meningkatkan cakupan layanan pelanggan baik domestik dan niaga, PDAM Cilegon Mandiri tengah melakukan upaya efisiensi dengan meminimalisir kebocoran pipa. Dari hasil debit air yang diefisiensikan tersebut, diharapkan dapat membuka pelanggan baru.

“Kita memang ada idle capacity, hasil efisiensi penurunan angka kebocoran. Tadinya 30 liter perdetik, diefisiensi menjadi 51 liter perdetik. Ini kan bisa kita layani pelanggan baru baik domestik maupun niaga,” terangnya.

Mengenai peluang membuka jaringan ke ASDP dan industri lain, kata Taufiqurrohman, perusahaan juga masih mengupayakannya. Kemungkinan jika belum ada jaringan pipa, PDAM Cilegon Mandiri akan mendistribusikan air bersih dengan pengangkutan lewat armada truk tangki.

“Kemarin memang datang ASDP, keterkaitan untuk dipasok oleh kita. Banyak pipa kita belum sampai ke merak. Kemungkinan sementara kita akan menggunakan armada mobil tangki,” bebernya.

Soal penjajakan kerja sama pemanfaatan air baku Sindang Hela, PDAM Cilegon Mandiri juga tengah menjajaki itu. Saat ini karena belum terdapat jaringan, pihaknya berusaha membuka kerjasama pemanfaatan air baku dari bendungan Karet, Ciberung.

“Kita menunggu dari Sindang Hela yang dapat jatah 200 liter perdetik. Tapi pembangunannya itu, penyambungan pipa dari Sidang Hela ke kabupaten kota belum. Jadi kita memanfaatkan jaringan pipa di bendungan karet, Ciberung. Kalau sudah ada airnya dari situ kita bendung, untuk kita olah air bersih,” pungkasnya. (Ronald/Red)

 

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen