CILEGON, SSC – Dampak dikeluarkannya Surat Mendagri No. 903/3387/SJ tanggal 30 Mei 2018 terkait pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji Ketiga Belas yang dibebankan ke APBD membuat Pemkot Cilegon menggeser beberapa pos anggaram.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon, Maman Mauludin mengaku, pemkot telah mengambil langkah untuk segera mencairkan THR dan Gaji ke-13.

Langkahnya, kata Maman, masing-masing OPD dianjurkan untuk bekerja cepat menggeser pos anggaran rencana kegiatan atau pekerjaan proyek tertentu yang dipandang tidak berjalan untuk merealisasikan itu.

“Tadi lihat sendiri kan, salah satu OPD sudah mengajukan ke kami. Ada Surat pernyataan pergeseran pos anggaran dari OPD diplotkan untuk THR dan Gaji 13. Jadi kalau sudah ada pergeseran itu bisa dicairkan,” ungkap Maman ketika dikonfirmasi selatsunda.com, Senin (4/6/2018).

Pergeseran pos anggaran untuk pembagian THR dan Gaji ke – 13 itu, kata Maman, sudah sesuai dengan prosedur. Surat pemberitahuan Permendagri yang dikeluarkan menjadi dasar atas kebijakan yang diambil. Berdasarkan surat Mendagri, THR akan dibagikan sebelum lebaran dan gaji – 13 akan dibayarkan setelah lebaran pada Juli di minggu pertama.

“Itu yang akan dijadikan dasar kami. Kan sudah jelas instruksi di dalam surat itu. Semua juga sudah kami konsultasikan dengan BPK tentang ini,” paparnya.

Sementara untuk Tenaga Harian Lepas (THL) dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK), pihaknya harus mengkonsultasikan dengan Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Sari Suryati agar tidak berbenturan dengan surat Kemendagri.

“Kita tinggal konsultasikan ke TAPD, Ibu Sekda untuk yang THL dan TKK, ” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kawasan Perumahan dan Pemukiman, Aziz Setia Ade mengaku telah menggeser kegiatan optimalisasi air bersih. Kegiatan yang dianggarkan sekitar Rp 600 juta akan digunakan untuk membayar THR.

“Ada kegiatan yang namanya optmalisasi air bersih di pengobelan. Setelah kita kaji, itu tidak layak menurut FS-nya. Angkanya pekerjaannya itu Rp 600 juta, untuk kebutuhan Perkim itu Rp 520 juta. Jadi itu kita siapkan untuk THR yang akan dibayar sebelum Lebaran dan gaji 13 pada bulan Juli. Itu termasuk gaji dan tunjangan, THL dan TKK,” paparnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here