Direktur Utama PT Pelabuhan Cilegon Mandiri, Zamhari Hamid memberi sambutan pada Groundbreaking Pelabuhan Warnasari, Agustus 2017 lalu

CILEGON,  SSC – Zamhari Hamid dikabarkan sudah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Direktur Utama PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM).  Kabar itu tidak ditampik oleh Plt Walikota Cilegon,  Edi Ariadi selaku pemegang saham perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Cilegon itu.

Dalam konfirmasi,  Edi mengatakan,  Pengunduran diri Dirut PCM itu akan dibahas pihaknya bersama Komisaris dan jajaran direksi didalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa dalam waktu dekat ini.

“Sudah (terima).  Pengunduran diri. Yach itu, soal pertanggungjawabannya. Kita akan rapat nanti dengan Direksi,  Komisaris terus pemegang saham,” ungkap Edi ditemui usai rapat di Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat Cilegon,  Kamis (28/6/2018).

Ditanya soal alasan pengunduran diri didasari karena lambatnya pengurusan ijin pelabuhan warnasari yang hingga saat ini tidak kunjung selesai berproses,  Edi menepis hal itu.  Zamhari,  kata Edi,  mengundurkan diri karena ingin mengembangkan usaha yang dijalani.

“Ngga,  ngga begitu.  Dia mau mengembangkan bisnisnya. Itu (alasan pelabuhan warnasari), tidak ada,” tuturnya.

Disinggung kembali soal siapa yang akan mengisi kursi jabatan orang nomor 1 di PCM itu,  Edi enggan berspekulasi. Dimungkinkan,  kata Edi,  roda kepemimpinan akan dikendalikan sementara oleh dua Direktur lainnya yang ada di PCM.

“Kalau segera, lama dong.  Kan harus fit and proper test sama dewan,  dan sebagainya. Jadi nanti hanya mengatur,  gimana nih.  Kan ada dirut berhenti, kita acc misalnya. Diurusin dulu deh sama dua direktur. Saya minta waktu lah.  Setahun dulu lah.  Yach,  sambil dilihat,” tandasnya.

Sementara,  Dirut PCM,  Zamhari Hamid yang dihubungi melalui telepon selulernya masih belum dapat terkonfirmasi.  Pesan pendek yang dituju juga belum dibalas.  (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here