Disperkim Cilegon berencana membangun jaringan air untuk ekspansi pelanggan PDAM-CM. Tampak lahan pinggir jalan tepatnya di JLS mulai dibongkar,Jumat (16/11/2018). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pemerintah Cilegon melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) berencana akan membangun jaringan air dengan panjang 3,5 km. Jaringan ini akan dilakukan di Jalan Lingkar Selatan (JLS).

Kepala Dinas Perkim Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade membenarkan adanya rencana tersebut. Pembangunan menghabiskan APBD sekitar Rp 4 miliar.

“Iyah benar ada rencana pembangunan jaringan air dengan panjang 3,5 km itu. Kesiapan anggaran dalam pembangunan sekitar Rp4 miliar,” kata Azis, Jumat (16/11/2018).

Usai pembangunan selesai, Disperkim nantinya akan menghibahkan ke Perusahaan Daerah Air Minum Cilegon Mandiri (PDAM-CM).

“Nanti yang memiliki kewenangan penuh ada di PDAM. Jadi, setelah jaringan air dibangun, akan langsung di hibahkan ke PDAM,” tambah Azis.

Senada dengan Azis, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Infrastruktur Kota pada Dinas Perkim Kota Cilegon, Edhie Hendarto memaparkan, pembangunan tersebut mencakup beberapa wilayah diantaranya Ciwedus, Kecamatan Cilegon sampai Pondok Cilegon Indah (PCI), Kecamatan Cibeber. Diameter pipa yang dipasang sekitar 30 centimeter, dengan kedalaman sekitar dua meter.

Pembangunan jaringan air ini, sambungnya, ditarget rampung pada pertenggahan Desember 2018 sehingga tidak menyalahi aturan bahkan menyebrang tahun.

“Kita (Disperkim) targetkan pertengahan Desember 2018. Galian yang ada di JLS itu jaringan air untuk PDAM, yang bangun Perkim. Cuma untuk saluran utamanya saja, nanti untuk jaringan air ke rumah-rumah yang membangun PDAM,” ungkapnya.

Lebih jauh, tujuan dari pembangunan ini untuk mengekspansi jaringan air pelanggan  PDAM-CM.

“Perkim membangun setelah selesai dihbahkan ke PDAM, nanti bisa untuk penambahan jaringan pelanggan PDAM,” ucapnya.

Pembangunan ini, lanjut Edhie, dilakukan bertahap. Pada tahun depan pihaknya  sudah mengajukan anggaran penambahan jaringan khususnya di wilayah Ciwandan.

“Kalau untuk ke Ciwandan, panjangnya sekitar lima kilometer. Tapi, saya belum tahu anggaranya disetujui atau tidak di APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2019,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PDAM-CM Encep Nurdin mengapresiasi adanya pembangunan jaringan air sepanjang 3,5 km yang dibangun oleh Disperkim yang nantinya akan dihibahkan ke PDAM-CM.

“Saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih atas pembangunan tersebut. Kita (PDAM-CM) hanya menerima hibah aset ini,” ucap Encep.

Diakui Encep, pembangunan jaringan ini, sebagai upaya untuk menampung suplai air dari Bendung Sindangheula yang sedang dibangun di Kabupaten Serang. Namun, kemungkinan suplai air dari Sindangheula hingga 2024 mendatang.

“Saat ini produksi air PDAM-CM masih dari waduk KTI (Krakatau Tirta Industri) saja,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here