CILEGON, SSC – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Retribusi Tera dan Tera Ulang dan tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dijanjikan akan selesai sebelum Lebaran tahun ini.

Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar menyatakan, akan mendesak semua anggota fraksi untuk menyelesaikan rapeda supaya dapat menjadi perda. Ia juga memastikan, penyelesaian raperda ini, dapat rampung selama dua minggu mendatang.

“Jangan lama-lama lah. Kalau bisa dua minggu kenapa musti  mengulur waktu sampai berminggu-minggu,” tegas Fakih saat ditemui wartawan usai Sidang Paripurna DPRD, Senin (21/5/2018).

Ia mengaku, dua raperda yang diajukan ini sangat penting dan harus secepatnya dirampungkan karena langsung berhadapan dengan masyarakat.

“Kan udah jelas dua raperda ini punya peran untuk masyarakat dan langsung mengenai ke masyarakat. Kenapa musti lama-lama menyelesaikan,” ujarnya.

Ia mencontohkan,salah satu manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat pada Raperda Tera Ulang ini, yakni, mengantisipasi kecurangan yang dilakukan oleh pedagang saat melakukan transaksi.

“Sekarang banyak pedagang yang main curang. Yang biasanya pembeli beli bawang 2 kg malah di kasih 1 kg. Jadi kecurangan sendiri sangat terlihat. Dengan adanya tera ulang ini, akan terhindar dari pedagang yang curang yang hanya mencari untung sendiri,” ucap dewan penasehat dari DPD Golkar Cilegon.

Terpisah, Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi berharap DPRD Kota Cilegon segera menyelesaikan dua raperda tersebut.
 

“Kalau enggak begitu, Disperdagin kita gak akan jalan-jalan dong. Apalagi, dengan adanya perda ini, juga akan membantu PAD di Kota Cilegon,” ucap Edi.(Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here