Politikus Partai Nasdem Erick Rebiin. Foto dokumentasi Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta telah berjalan dua tahun. Anggota DPRD Kota Cilegon, Erick Rebiin menyampaikan penilaian terhadap orang nomor satu dan dua di Kota Cilegon itu.

Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menyoroti masih kurang harmonisnya komunikasi yang dibangun antara kepala daerah dan wakil kepada daerah Kota Cilegon itu. Menurutnya, pembangunan Kota Cilegon dapat tercapai jika komunikasi walikota dan wakil walikota terjalin baik. Namun menurutnya yang terjadi sebaliknya. Erik pesimis jika komunikasi tidak terjalin harmonis akan berdampak pada roda pemerintahan yang tidak berjalan maksimal.

“Yang perlu dicermati adalah pembangunan di pemerintahan bisa berjalan dengan baik bila hubungan antara walikota dan wakil walikota berjalan dengan baik. Tapi kenyataanya, kebanyakan gaduhnya. Saya pesimis jajaran pemerintahan sekarang tidak bisa berjalan maksimal,” kata Erik kepada Selatsunda.com saat dikonfirmasi, Senin (27/2/2023).

Menurut Erik, seharusnya pasangan yang diusung oleh Partai Berkarya dan Partai Keadilan Sejahtera atau PKS itu bisa menciptakan hubungan harmonis di Pemerintahan. Selain itu, di pemerintahan Helldy-Sanuji juga perlu banyak melakukan evaluasi mulai dari segi pembangunan, serapan anggaran maupun silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran).

“Kemungkinan di 2022 Silpa akan semakin tinggi. Pasar-pasar di Cilegon pun masih kumuh tidak ada maintenance sama sekali. Di dunia pendidikan pun seperti kejadian di Merak, itu pun tidak ada upaya dari pemerintah untuk melakukan perbaikan dari dasar. Jangan merasa sudah melakukan keberhasilan tapi kenyataanya tidak berjalan dengan baik,” ujar Erik.

Terkait janji politik Helldy-Sanuji kepada masyarakat yang hingga saat ini belum terealisasi, Erik pun mengharapkan, terlebih dulu hubungan antara Helldy-Sanuji diperbaiki sehingga tidak lagi menimbulkan kegaduhan di pemerintahan.

“Persoalan janji kampaye di depan masyarakat itu urusan dia. Yang penting pemerintahan perlu di evaluasi,” pungkasnya. (Ully/Red)