CILEGON, SSC – Kegiatan pembakaran gas di cerebong atau Flaring PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) baru-baru ini menggemparkan masyarakat Kota Cilegon. Walikota Robinsar meminta agar masyarakat tetap hati-hati dan tidak perlu khawatir.
Robinsar mengatakan, memang dari awal pihak PT LCI telah menginformasikan kegiatan flaring kepada pihaknya. Bahwa PT LCI akan melakukan startup atau uji coba mesin pabrik.
Artinya, kata Robinsar, Pemkot Cilegon telah mengetahuinya. Namun kata Robinsar, dia sebagai kepala daerah meminta kepada LCI dalam menjalankan kegiatan flaring tetap memperhatikan aturan yang berlaku. Jangan sampai kegiatan flaring menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

“Dari awal pun dari pihak Lotte sudah menginformasikan kepada kami. Bahwa akan ada starting comisioning untuk test trial industri pabriknya, dan mereka menyampaikan juga pembakaran flare yang berlebih, mungkin segala macam. Karena memang itu sebagai testing lah,” ungkap Robinsar usai Kegiatan Penyampaian Realisasi Program dan Launching Program 100 hari kerja di dengan Kantor Pemkot Cilegon, Jumat (23/5/2025).
“Artinya kami sudah mengamini, maksudnya kami sudah tahu. Saya bilang, tetap aturannya, K3 tetap diperhatikan. Jangan sampai menimbulkan hal hal yang tidak diharapkan,” sambungnya.
Memang, kata Robinsar, ketika kegiatan flaring dilakukan banyak masyarakat yang belum tahu dan paham. Ada kekhawatiran terjadi hal yang tidak diinginkan. Namun Robinsar memastikan bahwa flaring dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Itu dilakukan bagian dari akan dimulai operasinya pabrik.
“Kemarin ketika sudah mulai starting, banyak masyarakat yang belum tahu, yang belum paham. Ada kekhawatiran, khawatir meledak atau gimana macam. Tapi saya pastikan, itu sesuai standar SOP, standar yang sudah dilakukan. Itu memang dalam rangka starting industri, pabriknya,” paparnya.
Robinsar menyatakan, pihaknya sebelumnya juga telah memanggil LCI. Meminta agar perusahaan memberikan klarifikasi ke masyarakat.
“Insya Allah semuanya sudah saya minta kemarin, sudah panggil jga pihak Lotte untuk bisa klarifikasi ke masyarakat. Kalau kami tahu tapi masyarakat belum pada tahu. Jadi disampaikan ke masyarakat bahwa itu tahapan dari industri tersebut,” terangnya.
Robinsar pun mengimbau agar masyarakat tetap perlu hati-hati. Meski seluruhnya telah sesuai prosedur. Prinsipnya masyarakat tidak perlu khawatir. Pihaknya turut mengingatkan agar LCI dapat meningkatkan pengawasannya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat. Kehati-hatian perlu, intinya, itu semua sesuai standar. Semua ada standarisasi operasionalnya, SOP, mereka jalankan juga. Tapi prinsipnya tidak perlu khawatir, karena memang itu normatif ya. Tapi kita terus mengingatkan supaya dari industri tetap mengawasi jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” imbaunya. (Ronald/Red)

