Truk kembali menyelundupkan 18 penumpang dan 3 unit motor yang akan diseberangkan ke Pelabuhan Bauheni Lampung dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Kamis (20/5/2020) kemarin. Foto istimewa

CILEGON, SSC – Ada saja yang dilakukan oleh para pemudik mencoba-coba menyeberang ke Pelabuhan Merak, Kota Cilegon menuju ke Pelabuhan Bakauheni. Berbagai modus dilakukan untuk bisa lolos dari petugas kepolisian namun tetap saja ketahuan.

Seperti yang dilakukan oleh truk bernomor plat BE 9929 BU. Truk ini ketahuan telah mengangkut 18 orang pemudik serta 3 motor yang di tempatkan di atas bak.

Awalnya saat truk melintas di lokasi pemeriksaan sebelum masuk pintu Pelabuhan Merak, petugas polisi mencurigai kendaraan tersebut. Petugas kemudian memberhentikannya. Saat diperiksa, truk tujuan Lampung ini mengangkut belasan pemudik dan motor yang mau diseberangkan lewat pelabuhan. Kejadian ini pun langsung
melaporkan ke Pos Pam Merak.

Kanit Lantas Polres Cilegon Ipda Haris Munandar mengatakan, informasi yang diterima pihaknya, pemudik sebelum menyeberang ditawari oleh seorang joki yang telah menunggu di salah satu rumah makan di Merak. Pemudik untuk menyeberang dengan truk merogoh kocek Rp 300 ribu sementara untuk motor Rp 500 ribu.

“Jadi joki ini sudah menunggu di salah satu rumah makan di Merak. Joki ini menawarkan biaya angkut sebesar Rp 300 ribu dan Rp 500 ribu untuk motor. Tujuan truk ini ke Lampung dan Palembang,” kata Haris dikonfirmasi, Jumat (22/5/2020).

Ia menambahkan, penumpang yang akan menyebrang di Pelabuhan Merak ini dari berbagai lokasi. Mulai dari Bogor, Cilengsih dan Depok.

“Memang ketiga wilayah ini dari zona merah semua. Untuk pemudik kita arahkan untuk kembali ke asal mereka masing-masing. Sementara untuk truk kita tilang dan kami amankan ke Mapolres Cilegon,” jelasnya.

Haris mengingatkan agar para pemudik tidak nekat menyeberang ke Lampung karena sudah dilarang oleh pemerintah. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here