PT Pertamina menyediakan 4 unit pertashop di Banten untuk melayani komsumen memenuhi BBM dan LPG, Kamis (21/5/2020). Foto Dok Pertamina

PANDEGLANG, SSC – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III menambah 4 Unit Pertashop di wilayah Jawa bagian Barat, mencakup Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Penyediaan Pertashop ini untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop di desa-desa yang ada di pelosok.

Peresmian keempat Pertashop pada Rabu (20/5/2020) ditandai dengan pengiriman perdana BBM jenis Pertamax dari Fuel Terminal Tanjung Gerem, dengan mobil Tangki Pertamina, ke dua Pertashop di Desa Padarincang dan Desa Menes.

Diketahui khusus di Banten, Pertashop disediakan di Desa Menes, Kabupaten Pandeglang dan Padarincang, Kabupaten Serang,

Hadir Manager Supply & Distribusi MOR III Dwi Muhammad Abdu dan Sales Area Manager Retail Banten Probo Prasiddhahayu menyaksikan pasokan perdana 3.000 Liter Pertamax sekaligus pengoperasian Pertashop.

Unit Manager Communication Relation & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengatakan, penyediaan pertashop merupakan tindak lanjut dari kerjasama Pertamina dengan pemerintah Desa yang difasilitasi melalui Nota Kesepahaman (Memo of Understanding/MoU) antara Pertamina dengan Kementerian Dalam Negeri.

Kehadiran Pertashop, kata Dewi, sekaligus mendukung program Pertamina One Village One Outlet (OVOO) dalam rangka memastikan pelayanan Pertamina hingga ke pedesaan.

“Pertamina akan terus membangun kerjasama dengan berbagai pihak, untuk dapat melayani masyarakat hingga ke pedesaan dengan memperluas penyediaan atau availability energi. Pembangunan Pertashop akan diprioritaskan bagi daerah yang belum terjangkau SPBU dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dalam pengoperasiannya,” ungkapnya.

Dengan mengusung tagline “Semua Sama Seperti Beli Di SPBU”, masyarakat akan mendapatkan BBM dengan harga, kualitas dan takaran yang sama saat membeli di Pertashop maupun SPBU. Saat ini harga Pertamax adalah Rp9.000 per liter.

Dewi mengungkapkan, Pertashop menjadi alternatif penyediaan BBM terutama bagi masyarakat yang jauh dari SPBU. Seperti di Majalengka, jarak antara Pertashop dengan lokasi SPBU terdekat mencapai lebih dari 12 kilometer (Km).

Saat ini, Pertashop dibangun dengan tiga kategori kapasitas penyaluran yaitu antara 400 liter per hari (Gold), 1.000 liter per hari (Platinum) dan 3.000 liter per hari (Diamond).

“Kehadiran Pertashop merupakan alternatif Pertamina untuk memperluas layanan penyaluran BBM dan LPG dengan bekerjasama berbagai pihak dan tetap mempertimbangkan aspek komersial lokasi yang diajukan. Kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah mendukung layanan BBM dan LPG melalui Pertashop ini,” pungkas Dewi. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here