Pengendara yang melintasi depan Rumah Dinas Walikota Cilegon yang berpura-pura sebagai pembeli di beberapa toko,” Selasa (19/1/2020) . Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Ada-ada saja tingkah pengendara untuk menghindari razia Operasi Patuh 2020 yang di Rumah Dinas Walikota Cilegon,” Selasa (19/1/2020) pagi tadi.

Tampak saat petugas bertugas melakukan operasi di sepanjang jalan protokol, beberapa pengendara terlihat berteduh di pinggir jalan. Beberapa diantaranya bahkan terlihat juga berbelanja di toko swalayan yang tak jauh dari lokasi.

Terlihat pengendara motor di pinggir jalan gugup karena tidak dapat menunjukkan dokumen berkendara. Petugas memberi bukti pelanggaran (tilang) kepada pengendara yang dokumennya tidak lengkap.

Kaur Bin Ops Lantas Polres Cilegon, Iptu H Tampubolon mengatakan, dari hasil razia yang digelar pada hari ini, terdapat beberapa penindakan yang dilakukan oleh petugas gabungan antara Polres Cilegon dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon.

“Sebanyak 103 pelanggaran yang telah ditindak terdiri dari tidak menggunakan sabuk keselamatan, surat berkendara tidak lengkap, tidak menggunakan helm standar, dan pengendara di bawah umur,” katanya kepada Selatsunda.com.

Dari total 103 pelanggaran ini terdiri dari 78 pelanggar tidak mempunyai STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), 18 pelanggar tidak memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) dan 7 kendaraan yang disita oleh petugas dan 15 buah knalpot brong dari pemilik motor.

“Pengendara yang belum memperoleh SIM sebaiknya tidak mengendarai kendaraan,” jelasnya.

Ditanya masih banyaknya pengguna motor yang menghindar dari jajaran petugas dan menunggu operasi selesai sambil berbelanja di toko swalayan, ia mengaku jika pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan peringatan atau teguran terhadap pengendara yang berhenti di pinggir jalan.

“Kita sih tidak bisa beri peringatan apa-apa bagi mereka yang menghindar dari petugas. Kita cuman bisa memberikan saksi jika mereka (pengedara) melewati petugas,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu pengendara, Solihin terkejut dengan adanya razia yang digelar oleh petugas kepolisan dan Dishub Cilegon. Dirinya sengaja parkir di depan toko agar tidak ditilang oleh petugas.

“Kaget aja mba tiba-tiba di depan sana ada petugas. Mana baru anter anak sekolah. SIM sama STNK ketinggalan di rumah, yah udah saya ikut pengendara lain aja berhenti di sini,” ujarnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here