Aksi pencurian spesialis pecah kaca diperagakan saat di Mapolres Serang Kota, Jumat (15/10/2021). Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Seorang pelaku pencurian spesialis pecah kaca inisial WH (34) ditangkap Polres Serang Kota pada Jumat (15/10/2021). Pelaku WH ditangkap setelah diduga berusaha mengambil uang korban yang baru saja keluar dari bank.

Kejadian tersebut terjadi sekitar 11.40 WIB.  WH saat menjalankan aksinya telah mengintai korban saat di Bank BCA Serang. WH saat itu tidak beraksi sendirian. Dia beraksi dengan dua pelaku lainnya.

Saat korban keluar dari bank menggunakan mobil Toyota Yaris hitam dan singgah makan di tempat makan di wilayah Sumur Pecung, pelaku langsung beraksi.

“Modus pelaku mengintai korban keluar dari bank. Dimana korban diintai, dibuntuti dan saat korban lengah dan berhenti makan bakso disitu pelaku melakukan aksinya,” ujar Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Hutapea saat mengggelar ekspos perkara di Mapolres.

Baca juga  Pemkab Serang Bongkar Tujuh THM di JLS Cilegon

Pelaku dalam aksi tersebut langsung memecahkan kaca mobil korban. Namun aksinya tercium korban. Disitu terjadi tarik menarik barang yang dicuri pelaku dengan korban.

“Saat ambil barang terjadi tarik menarik. Korban menjerit, dan petugas yang patroli ada di TKP. Pelaku langsung diamankan,” ungkap Kapolres menambahkan barang yang dicuri pelaku bukan uang alias pampers bayi.

Kapolres menyatakan, WH pasca kejadian langsung diamankan. Saat introgasi, pelaku mengaku telah melakukan aksi sebanyak 3 kali bersama dua rekannya. Aksi ketiganya mengincar nasabah bank gagal karena terciduk korban dan petugas.

“Ini diintai dari bank BCA, diperkirakan korban bawa uang,” ujar WH saat ditanya Kapolres.

Kapolres menyatakan, WH pasca kejadian langsung diproses penyidik. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Atas perbuatan tersebut, kata Kapolres, pelaku dikenakan Pasal 363 Undang-undang KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan terancam penjara maksimal 9 tahun.

Baca juga  Ini Besaran UMK 2022 Yang Ditetapkan oleh Gubernur Banten

“Pelaku melakukan aksinya merusak barang korban yang menghalangi,” ungkapnya.

Sementara di Mapolres, korban, Fida Aulia mengaku sudah curiga dia diintai oleh pelaku sejak keluar dari bank. Karena ban mobilnya saat di bank telah di kempesi. Saat ditempat makan pula korban mendengar kaca mobilnya dipecahkan pelaku. Saat melihat setengah badan pelaku masuk di dalam mobil, korban langsung menyergap pelaku dan meminta pertolongan warga sekitar.

“Akhirnya saya reflek lari ke mobil, saya tarik, saya teriak. Kemudian saya jatuhkan dia di tanah. Alhamdulillah, karena di lokasi banyak karyawan yang baru keluar (hendak salat), banyak yang membantu,” ungkap korban. (Ronald/Red)