CILEGON, SSC – Jalan Baru yang menghubungkan antara Jalan Raya Merak – Bojonegara yang berada di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Kecamatan Merak, Cilegon rencananya akan dioperasikan pada pekan ini.

Kepala Proyek Unit 9 dan 10 PLTU Suralaya Kardi Kasiran mengatakan, rencana pengoperasian jalan baru ini, akan mulai dilakukan pada Minggu (3/6/2018) mendatang.

“Rencana pekan ini akan dilakukan pengoperasian jalan. Nantinya, jalan nasional yang ada di Suralaya akan kita (PLTU,red) pindahkan ke jalan baru yang terletak di Jalan Merak-Bojonegara,” kata Kardi kepada Selatsunda.com saat kegiatan silaturahmi dengan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Kota Cilegon di ruang rapat Indonesia Power, Rabu (30/5/2018).

Jalan baru itu, kata Kardi, memiliki ukuran dengan panjang sekitar 1,2 kilometer. Jalan itu juga telah dilebarkan setelah dilakukan pemotongan bukit. Bila diperbandingkan,  panjang jalan itu lebih pendek 300 meter dengan ukuran jalan lama.

“Kalau dibandingkan dengan jalan sebelumnya, jalan baru ini lebih pendek. Sebab, telah ada pemotongan bukit. Untuk lebar jalan, sebelumnya tujuh meter kini menjadi 10 meter,” paparnya.

Jalan yang akan dioperasikan ini, sambungnya, telah sesuai dengan standarisasi yang sudah ditentukan. Ketebalan beton mencapai 50 centimeter dan dipastikan dapat dilalui kendaraan berat.

“Saya rasa sudah sesuai lah. Dan tidak ada kekurangan apapun. Apalagi, untuk sisi drainase pun sudan sangat memadai, walaupun letaknya berada di bawah lereng air,” kata Kardi.

Koordinator Perizinan dan Pengembangan PLTU Suralaya Unit 9 dan 10, Hamim menambahkan, jalan baru itu akan menjadi salah satu penunjang infrastruktur ketika dua PLTU dengan kapasitas 2.000 megawatt itu dioperasikan.

“Proyek PLTU Unit 9 dan 10 masih dalam tahap satu atau pra-konstruksi. Pekerjaannya berupa perataan tanah dan pembangunan jalan,” pungkasnya. (Ully/red)

Komnetar anda tentang berita diatas?