CILEGON, SSC – Sebagai komitmen penerapan konsep ramah lingkungan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) memasang teknologi Enclosed Ground Flare (EGF) terbaru di pabrik petrokimia kimia, Cilegon. Untuk menerapkan itu, CAP telah menunjuk Toyo Engineering Corporation (Toyo) dan Inti Karya Persada Tehnik (IKPT), entitas anak TOYO Indonesia sebagai kontraktor teknik, pengadaan dan konstruksi (EPC).

Erwin Ciputra, Presiden Direktur CAP mengatakan, EGF adalah teknologi suar yang aman dan tanpa asap. Teknologi ini secara signifikan mengurangi polusi udara, kebisingan, panas dan emisi cahaya selama proses start-up pabrik berlangsung dan apabila terjadi kegiatan operasional yang diluar dari kebiasaaan.

EGF, sambung Erwin, akan memastikan dampak operasional minimum terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar dibandingkan dengan penggunaan suar konvensional.

“Pemasangan EGF ini menunjukkan komitmen kami terhadap sustainability yang mana kami berinvestasi dalam teknologi terbaru untuk memastikan kegiatan operasi kami tidak membahayakan lingkungan sekitar. Kami percaya bahwa sebagai perusahaan, kami memiliki tanggung jawab untuk melakukan apa yang benar untuk lingkungan dan masyarakat sekitar wilayah operasi, ” ujar Erwin di Cilegon, Rabu, (30/5/2018).

Teknologi EGF yang dikembangkan dengan total investasi 14 juta dolar AS diharapkan akan selesai pada 2020. Kedepan, EGF memiliki kapasitas yang dirancang untuk membakar 220 ton hidrokarbon per jam.

Dijelaskannya, Toyo akan bertanggung jawab untuk segi teknis dan peralatan yang diimpor, sementara IKPT akan bertanggung jawab untuk perincian teknis, peralatan lokal dan konstruksi.

CAP, anak perusahaan PT Barito Pacific Tbk merupakan satu-satunya produsen yang mengoperasikan naphtha cracker, dan juga produsen domestik tunggal ethylene, styrene monomer dan butadiene.

Selain itu, perseroan merupakan produsen polypropylene terbesar di Indonesia. TPIA menghasilkan bahan baku plastik dan kimia yang digunakan untuk produk kemasan, pipa, otomotif, elektronik, dan lain sebagainya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?