CILEGON, SSC – Jelang pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2024 yang akan dibuka 1-14 Mei 2023, bacaleg yang maju sudah mulai melakukan berbagai persiapan. Salah satunya dalam memenuhi syarat administrasi, Bacaleg menjalani tes kesehatan atau medical check up.
Beberapa Bacaleg yang maju tampak melakukan medical check up di RSUD Panggung Rawi, Kota Cilegon.
Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan pada RSUD Panggung Rawi, Kota Cilegon, Dr Novia Fitriawati menjelaskan, hingga saat ini ada sekitar 30 bacaleg yang melakukan medical check up di RSUD Cilegon. Tes kesehatan itu, sudah berlangsung sebelum Lebaran 2023 lalu.
“Sebenarnya, kemarin (27/4/2023) kita baru diundang oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) Cilegon untuk rapat persiapan pendaftaran calon legislatif. Tapi, sebelumnya sudah ada calon anggota DPRD yang melakukan medical check up. Karena batas upload hasil medical cek up yang ditentukan oleh KPU di 14 Mei 2023 mendatang,” kata Dr Novi saat dikonfirmasi Selatsunda.com, Jumat (28/4/2023).
Dalam pemeriksaan ini setiap bacaleg menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani, narkoba dan kejiwaan. Untuk pemeriksaan kesehatan fisik diantaranya test tensi dan lainnya.
Sementara untuk test kesehatan kewijawaan sendiri meliputi, pemeriksaan kejiwaan dengan cara di wawancara oleh dokter spesialis kesehatan jiwa atau psikiater dan tenaga psikolog.
“Mengigat dokter kejiwaan di RSUD Cilegon hanya ada 1, jadi tidak bisa banyak dilakukan pemeriksaan tersebut. Kami melakukan tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) untuk menggambarkan kondisi jiwa seseorang. Tujuan dari tes ini adalah memberikan gambaran tentang dimensi-dimensi kepribadian (rohani),” tambah Novi.
Ia menjelaskan, dalam sehari, pihaknya menargetkan maksimal pemeriksaan bacaleg antara 70 sampai 80 orang. Ini karena, terbatasnya jumlah tenaga kesehatan di RSUD.
“Kita menagertkan satu hari itu maksimal 70-80 orang per hari. Pemeriksaan MCU di rumah sakit pun tidak hanya untuk calon legislatif saja melainkan pemeriksaan untuk pemeriksaan untuk anak masuk sekolah, masuk kuliah bahkan hingga saat ini kami pun masih melakukan pemeriksaan MCU untuk 506 P3K guru yang hingga saat ini masih berjalan,” ujar Novi.
Kata Novi, pemeriksaan medical cek up dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Tarif pemeriksaan medical cek up, dibebankan kepada masing-masing calon legislatif.
“Jadi medical cek up ini bisa dilakukan secara kolektif per partai atau sendiri-sendiri. Adapun tarif medical cek up sesuai dengan Peraturan Walikota Cilegon Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Penetapan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan Kota Cilegon sebesar Rp 500-Rp 600 ribu per orang,” katanya. (Ully/Red)

