CILEGON, SSC – Lelang 5 Jabatan Eselon II yang dibuka Pemkot melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Cilegon ramai diperbincangkan ASN. Dari pengumuman lelang lima jabatan yang dipublikasi berbagai media, terdapat 1 lelang jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) yang memunculkan tanda tanya besar di kalangan ASN.
Posisi lelang Kadishub dibuka untuk peserta namun saat ini jabatan itu diketahui masih diisi oleh Andi Afandi. Sementara pada peraturannya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Tahun 2017 tentang Manajemen PNS di dalam Pasal 117 poin 4 bahwa Pengumuman lowongan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) paling sedikit harus memuat nama Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang lowong (kosong).
Baca : ASN di Cilegon Ramai Bahas Keanehan Lelang Jabatan Kadis Perhubungan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati yang dikonfirmasi di kantornya enggan mengomentari soal itu. Mantan Asda II ini memilih untuk bungkam.
“Cape ibunya. Nanti aja ya lah. Banyak masalah dan kurang pas'” ujar Sari Suryati kepada Selatsunda.com,” Senin (18/11/2019).
Sekalipun menjabat Ketua Badan Petimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), ia tetap diam tak mengomentari jabatan Kadishub yang di lelang. Sari meminta hal itu bisa dikonfirmasi kepada Walikota Cilegon, Edi Ariadi selaku pimpinan tertinggi di Pemkot.
“Ke pak Walikota saja yach,” tuturnya.
Untuk diketahui, Pemkot melelang 5 jabatan eselon II berdasarkan Surat Pengumuman Nomor : 800/06/Pansel/XI/2019 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintahan Kota Cilegon.
Kelima jabatan diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).
Sementara pada pemberitaan sebelumnya, ada lima pejabat Eselon II yang telah habis masa jabatan atau pensiun diantaranya Kepala DPUPR, Nana Sulaksana, Kepala Dikdukcapil, Sholeh, Staf Ahli Walikota, Yahya Bae, Kadindik, Muhtar Gojali dan Direktur RSUD Cilegon, Zainoel Arifin.
Kepala Dishub Cilegon, Andi Afandi yang coba dihubungi masih belum dapat terkonfirmasi. Panggilan telepon maupun pesan pendek yang dituju juga masih belum dijawab. (Ronald/Ully/Red)

