Kejari Cilegon memusnahkan barang bukti narkotika, rokok tanpa cukai dan barang bukti lain saat di Kantor Kejari Cilegon, Selasa (26/10/2021). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon memusnahkan barang bukti dari 22 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Barang bukti yang dimusnahkan itu baik narkotika, rokok tanpa pita cukai, senjata tajam dan lainnya.

Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Cilegon, Andi M Indra mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan perkara yang telah incrach pada Oktober 2021. Diantaranya 20 perkara Pidana Umum dan 2 perkara Pidana Khusus.

“Jadi pemusnahan ini untuk barang bukti perkara pidana umum, ada narkotika, kemudian ada juga senjata tajam, barang bukti baju, handphone dan lainnya. Sementara untuk pidsus itu, perkara rokok tanpa pita cukai,” ujar Indra usai pemusnahan di Kantor Kejari Cilegon, Selasa (26/10/2021).

Baca juga  Ini Besaran UMK 2022 Yang Ditetapkan oleh Gubernur Banten

Diketahui, barang bukti yang dimusnahkan ini diantaranya 11 pohon ganja, sabu-sabu 76,2 gram, tembakau gorilla 25,06 gram, pil tramadol 993 butir dan Hexymer 1.620 butir.
Sedangkan rokok tanpa pita cukai dimusnahkan sebanyak 2.352.000 batang. Dalam kegiatan itu turut dimusahkan golok dengan mesin potong.

“Untuk pemusnahan tadi didominasi rokok, itu kita musnahakan dengan dibakar. Kemudian narkotika kita blender dengan campuran dan air,” terangnya.

Sementara, Kasi Intel Kejari Cilegon, Hasan Ashari menambahkan, pemusnahan rutin dilakukan saat perkara telah berkekuatan hukum tetap. Ia berharap, khusus menyangkut perkara narkoba dapat terus diberantas seiring yang dilakukan Kejari selama ini.

“Kita berusaha untuk terus memberantas narkoba bersama-sama. Maka dari itu terus kita tingkatkan pencegahan,” pungkasnya. (Ronald/Red)