Foto Ilustrasi

CLEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Cilegon telah memberi izin operasi kembali untuk bioskop di Cilegon setelah 8 bulan sebelumnya ditutup akibat pademi Covid-19 (Virus Corona).

Terpantau setelah hari ketiga mulai dibuka, bioskop di Cilegon belum dapat menarik minat masyarakat. Salah satunya seperti bioskop yang ada di Centra Mall (CCM) Kota Cilegon. Di lokasi, tidak terlihat kepadatan  pengunjung. Padahal sudah dipasangi informasi diskon yang ditawarkan.

Demikian disampaikan Publik Relation Executive PT Yestar, Laosma Jennifer Parapat mengatakan, jumlah pengunjung yang datang di bioskop masih dibawah 40 persen. Persentasenya masih belum sesuai yang diharapkan.

“Jauh dari target yang kita harapkan. Yang kami harapkan 40 persen ini hanya beberapa persen doang dari kapasitas bioskop. Mungkin, karena masyarakat masih khawatir dengan Covid-19 (virus corona),” kata Jennifer kepada Selatsunda.com di temui di CCM, Rabu (11/11/2020).

Baca juga  Warga Kepuh Keluhkan Hujan Debu Batubara dari Pabrik Industri

Meski persentase pengunjung masih rendah, lanjut Jennifer, manajemen mall tetap meminta kepada pihak bioskop untuk menerapkan protokol covid-19 (virus corona). Salah satunya, pengunjung mengisi data dengan QR Code, pemeriksaan suhu tubuh dan mencuci tangan.

“Pasti protokol kesehatan yang diterapkan, pengecekan suhu tubuh saat masuk ke dalam bioskop maupun ruangan bioskop. Dan, yang baru setiap pengunjug yang datang mengisi data dengan QR Code. Pengisian data dengan menggunakan QR Code ini, pihak bioskop akan mengetahui siapa-siapa saja pengunjung yang masuk ke sini (dalam ruangan bioskop). Jadi, apabila ada kluster, kita bisa cepat tracking,” lanjutnya.

Sosialisasi, kata dia, sebenarnya sudah gencar dilakukan pengelola dan outlet di mal kepada masyarakat. Namun jumlah pengunjung saat ini memang belum sesuai harapan. Ia berharap, pengunjung dapat mengunjungi mal dan outlet di dalam mal tentu dengan mengikuti standar protokol kesehatan yang akan diterapkan.

Baca juga  Warga Kepuh Keluhkan Hujan Debu Batubara dari Pabrik Industri

“Meski baru dibuka, kami belum memiliki target pengunjung. Namun, keinginan managemen CCM agar para pengunjung agar terbiasa dengan protokol kesehatan yang memang harus dijalankan,” pungkasnya. (Ully/Red)