Kunjungan kerja komisi VIII DPR RI di Kantor Pemerintah Kota Serang membahas tentang pemenhuhan hak lansia, Rabu (11/11/2020). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Komisi VIII pada DPR RI melakukan kunjungan kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Rabu (11/11/2020). Kunjungan Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto ini dalam rangka menampung aspirasi terkait pemenuhan hak-hak warga lanjut usia (lansia) di Kota Serang sehubungan dengan rencana merevisi Undang-undang nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto menyatakan, UU tentang kesejahteraan lansia sudah musti di revisi. Sebab peraturan tersebut harus di perbarui menyesuaikan perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini. Salah satunya yang ditekankan aturan tersebut direvisi mengenai penetapan usia untuk lansia.
Selama ini, menurut dia, masih ada ketidakseragaman di Indonesia dalam menafsirkan usia pada lansia.

Baca juga  Pemkot Serang Gelontorkan Rp 2,9 Miliar Bangun Kantor Kecamatan Kasemen

“Misal dari sisi umur, dari uu itu disebutkan usia lansia itu 60 tahun. Apakah sesuai, jika misalkan Dinsos mendata untuk bantuan lansia itu 70 tahun,” ujar Yandri kepada awak media di Puspemkot Serang,” Rabu (11/11/2020).

Sejauh ini, lanjutnya, lansia di Indonesia belum terlayani dengan baik. Hal itu seperti belum adanya fasilitas umum dan fasilitas khusus ramah lansia di berbagai daerah.

Maka dari itu, perlunya menyerap aspirasi tersebut tidak lain untuk benar-benar bisa memenuhi hak-hak lansia. Baik kepastian hak hidup, sarana prasarana, hak politik, hak hukum dan lainnya.

“Tidak ada penelantaran seperti banyak kejadian saat ini anak yang mengusir orang tua. Makanya nanti akan kita pidanakan kalau perlu ditangkap, karena sudah menterlantarkan orang tua. Itu wacana belum ada kata pasti, tapi ini penting untuk kita bahas,” katanya.

Baca juga  Meresahkan, ODGJ Berkeliarkan di Kota Serang

Ia berharap, dengan menerima masukan dari Pemkot Serang dapat menyempurnakan revisi terhadap UU tersebut. Di mana selanjutnya bisa dibahas di parlemen di Pusat.

“Maka, mudah-mudahan revisi ini dengan memasukan dari stakeholder termasuk Kota Serang, akan bisa menyempurnakan pembahasan dengan DPR RI bersama pemerintah,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin menyambut baik kedatangan Komisi VIII DPR RI ke Kota Serang ini. Ia berharap dengan rencana revisi UU lansia ini bisa bermanfaat untuk lansia di Kota Serang.

“Tadi sempat di singgung soal rumah singgah (haji), mudah-mudahan rumah singgah ini ada dalam draf UU Lansia. Apabila disahkan mudah-mudahan kabupaten/kota memiliki rumah singgah, ya kami sambut baik,” tandasnya. (SSC-03)