Lurah Ketileng, Kecamatan Cilegon memaparkan inovasi yang diciptakan warganya saat di Kantor Kelurahan Ketileng, belum lama ini. Foto Dokumentasi

CILEGON, SSC – Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon merangkul sejumlah pelaku usaha atau industri di Kota Cilegon untuk memasarkan produk inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diciptakan oleh warganya. Produk inovasi yang dipasarkan yakni mesin blender pengaduk bahan kimia.

Lurah Ketileng, Hilman Setiaji mengatakan, inovasi mesin blender pengaduk bahan kimia ini diciptakan pertama kali oleh warganya, Almarhum Endang.

Hilman menyatakan, sejauh ini pihaknya dalam memasarkan produk inovasi tersebut telah merangkul pelaku usaha/industri. Yakni melakukan MoU (Memorandum Of Understanding) dengan 8 pelaku usaha/industri diantaranya, industri perhotelan, industri perkantoran dan industri perumahan.

Ia menerangkan, mesin inovasi TTG tersebut bisa menghasilkan 15 varian produk. Satu diantaranya yakni sabun pencuci tangan.

Baca juga  Perdana, 50 Orang Warga Cilegon Dapat Kuliah Gratis di Universitas Terbuka Serang

“15 varian yang berhasil di produksi dari mesin blender, diantaranya, sabun cuci tangan, sabun pencuci kendaraan, sabun pembersih jamur yang menempel, sabun pembersih kaca, handsanitizer, sabun pembersih di dinding dan sabun pencuci lantai,” kata Hilman kepada Selatsunda.com ditemui di kantornya, Selasa (1/8/2023).

Hilman menjelaskan, berkat inovasi blender pengaduk bahan kimia, pihaknya telah mampu  menyerap 10-15 orang tenaga kerja yang berasal dari wilayahnya. Ia menyatakan, dalam sebulan, usaha ini mampu meraup keuntungan sebesar Rp 8 juta.

“Tentu sejalan dengan keinginan Pak Walikota Cilegon, Helldy Agustian, untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Cilegon. Sebab, dengan adanya mesin ini bisa merekrut 10-15 tenaga kerja,” jelasnya.

Baca juga  Selama Lebaran, Volume Sampah di Cilegon Naik Hingga 15 Persen

Kata Hilman, Kelurahan Ketileng memiliki kewenangan dan andil besar dalam memajukan inovasi tersebut. Sebab, inovasi yang dimiliki di Kelurahan Ketileng mampu memberdayakan masyarakat serta mampu mengurangi angka pengangguran di Kota Cilegon.

“Kita (Kelurahan Ketileng) punya andil besar dengan cara mempublikasikan TTG ini melalui media sosial dan menyampaikan juga ke masyarakat Kelurahan Ketileng,” pungkasnya. (Ully/Red)