Foto Ilustrasi

CILEGON, SSC – Kementerian Sosial (Kemensos) RI segera melakukan penjangkauan dan asesmen kepada 13 anak yang menjadi korban dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh tersangka AJ. Rencananya, Tim akan turun ke Cilegon, pekan depan.

“Saya sudah intruksikan dari pihak tim Kemensos Anak untuk melakukan asesmen kepada anak-anak yang menjadi korban cabul yang dilakukan oleh Ali Jaya. Rencana asesmen layanan bagi para korban ini akan dilakukan pada Senin (23/7/2018) mendatang,” ujar Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI, Nahar dikonfirmasi, Sabtu (21/7/2018).

Untuk melakukan itu, tim asesmen akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Sosial Kota Cilegon dan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos). Tim secara bersama-sama melakukan pendampingan dan memulihkan trauma para korban.

Nahar mengaku sangat prihatin atas kasus tersebut. Oleh karena itu, para korban yang notabene tergolong anak-anak berusia dibawah umur itu harus diberikan pendampingan secara khusus.

“Saya pribadi sangat prihatin dengan kondisi psikologi para korban ini. Oleh karena itu, harus ada pendampingan khusus untuk mengurangi dan menghilangkan rasa trauma terhadap korban dan keluarganya,” beber Nahar.

Ia pun meminta agar Polres Cilegon dapat menegakan hukum dan menjerat pelaku dengan hukuman yang setimpal atas perbuatan yang dilakukan. Kasus itu, diharapkan tidak kembali terulang.

“Saya meminta, agar penegakan hukum harus terus dijalankan. Jangan sampai ada keringanan hukuman untuk pelaku ini,” ujarnya. (Ully/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here